Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh, Jalaluddin, memimpin Apel Gabungan Pemerintah Kota Banda Aceh di halaman Balai Kota. (Dok : Diskominfo Banda Aceh)
ACEH - Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh, Jalaluddin, memimpin Apel Gabungan Pemerintah Kota Banda Aceh yang berlangsung di halaman Balai Kota, Senin (8/6/2026). Apel rutin bulanan tersebut diikuti para asisten, staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), kepala sekolah, mukim, keuchik, serta ribuan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh.
Dalam amanatnya, Jalaluddin menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah kota atas dedikasi dan kerja sama yang telah ditunjukkan dalam menyukseskan berbagai agenda menjelang dan selama Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Mulai dari pelaksanaan Pasar Daging Meugang Murah, pelayanan publik selama masa libur hari raya, hingga penyelenggaraan ibadah kurban yang berlangsung tertib dan lancar.
Menurutnya, berbagai capaian tersebut menjadi bukti bahwa sinergi dan kolaborasi yang kuat antarperangkat daerah mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Keberhasilan yang kita raih bukan hasil kerja individu, melainkan buah dari semangat kebersamaan dan kolaborasi. Ketika seluruh elemen bergerak dalam satu tujuan yang sama, maka pelayanan terbaik bagi masyarakat dapat terwujud,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Sekda juga mengingatkan pentingnya mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek pelayanan pemerintahan. Ia menegaskan bahwa ASN sebagai pelayan publik harus senantiasa menjaga integritas, profesionalitas, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.
Baca juga: Apel Perdana Pasca Ramadan, Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh Tegaskan Komitmen Pelayanan
Selain itu, Jalaluddin menyoroti pentingnya menjaga marwah pelaksanaan Syariat Islam di Banda Aceh di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan perubahan pola interaksi sosial masyarakat. Menurutnya, tantangan zaman harus dihadapi dengan pendekatan yang adaptif tanpa mengabaikan nilai-nilai yang menjadi identitas Kota Banda Aceh.
“Penegakan syariat harus dilakukan secara adil, profesional, humanis, dan berkeadaban. Di saat yang sama, edukasi, pembinaan, serta keteladanan juga harus terus diperkuat. ASN harus menjadi contoh yang baik bagi masyarakat,” katanya.
Dalam apel tersebut, Sekda turut mengapresiasi tingginya semangat berbagi masyarakat dan ASN pada momentum Iduladha tahun ini. Tercatat sebanyak 65 ekor sapi dan 17 ekor kambing berhasil dihimpun dari lingkungan OPD. Sementara itu, di seluruh gampong dalam wilayah Kota Banda Aceh, sebanyak 1.169 ekor sapi dan 301 ekor kambing disembelih sebagai hewan kurban.
Ia berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial tersebut dapat terus ditingkatkan melalui program kurban bersama yang direncanakan lebih terstruktur di setiap perangkat daerah pada tahun-tahun mendatang.
Jalaluddin juga mengajak seluruh ASN untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mempertahankan berbagai prestasi yang telah diraih Pemerintah Kota Banda Aceh. Salah satunya adalah keberhasilan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-18 kalinya secara berturut-turut, serta capaian nasional yang kembali diraih RSUD Meuraxa dalam penguatan layanan rumah sakit berbasis syariah.
Pada kesempatan yang sama, ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Banda Aceh saat ini tengah mempersiapkan revitalisasi Taman Bustanussalatin menjadi ruang publik yang lebih nyaman, hijau, dan representatif sebagai pusat aktivitas masyarakat. Ia juga mengajak seluruh ASN untuk berpartisipasi dalam kegiatan Dakwah Umum menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang akan digelar di taman tersebut.
Apel gabungan tersebut turut dirangkai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 Juni 2026 Formasi Tahun 2024. Kepada para PNS yang baru menerima SK, Sekda berpesan agar senantiasa menjaga integritas, meningkatkan profesionalitas, dan menanamkan semangat melayani masyarakat.
Menutup amanatnya, Jalaluddin mengajak seluruh ASN untuk terus memperkuat kolaborasi, menjaga integritas, dan bekerja penuh tanggung jawab demi mewujudkan Banda Aceh yang semakin maju dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.
“Jika nilai-nilai ini terus kita pegang dan jalankan bersama, saya yakin Banda Aceh akan semakin kuat sebagai kota kolaborasi yang maju, religius, dan unggul,” tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Diskominfo Banda Aceh