ACEH - Di Aceh, terdapat sebuah masjid bersejarah bernama Masjid Tuha Indrapuri, yang berada di Pasar Indrapuri, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar. Lokasinya sekitar 24 kilometer ke arah utara dari Kota Banda Aceh.
Masjid ini berdiri di atas lahan seluas 33.875 meter persegi, tepat di tepi sungai yang memisahkan Pasar Indrapuri dari Jalan Raya Medan–Banda Aceh. Bangunannya berukuran 18,8 x 18,8 meter dengan tinggi mencapai 11,65 meter.
Nama Masjid Tuha, yang berarti “Masjid Tua”, menggambarkan usia bangunan yang telah berdiri sejak lama. Masjid ini diyakini dibangun oleh Sultan Iskandar Muda pada awal abad ke-17 Masehi.
Yang membuatnya menarik, kompleks masjid ini disebut-sebut berdiri di atas reruntuhan candi Hindu–Buddha dari abad ke-12, peninggalan Kerajaan Lamuri—kerajaan yang juga pernah dicatat oleh Marcopolo dengan nama Lambri. Walau bentuk candinya tidak lagi terlihat, jejak arsitektur pra-Islam masih tersisa melalui struktur tembok tebal yang sebagian telah terkelupas.
Baca juga: Baiturrahman, Ikon Aceh yang Jadi Saksi Sejarah dan Simbol Keteguhan Iman
Tembok tersebut menjadi acuan para arkeolog dan sejarawan untuk menyimpulkan bahwa lokasi ini pernah menjadi kompleks candi. Struktur candinya sendiri terbuat dari batu hitam berbentuk lempengan berukuran sekitar panjang 40 cm, lebar 20 cm, dengan ketebalan 5 cm. Hingga kini, tembok berbentuk punden berundak tiga tingkat setinggi 1,46 meter itu masih berdiri kokoh.
Selain menjadi tempat ibadah, Masjid Tuha Indrapuri juga menjadi salah satu destinasi wisata sejarah dan religi di Aceh Besar. Banyak wisatawan datang untuk melihat keunikan arsitekturnya, mempelajari sejarah, hingga memperdalam pengetahuan agama.
Masjid ini juga mencatat peristiwa penting dalam sejarah Aceh, yakni penobatan Sultan terakhir Aceh, Sultan Muhammad Daud Syah, pada 1878 Masehi.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) telah menetapkan masjid ini sebagai situs cagar budaya nasional. Keberadaannya menjadi simbol penting harmonisasi dua peradaban besar—pra-Islam dan Islam—yang berpadu dalam satu kompleks bersejarah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber