Sabtu, 19 JULI 2025 • 16:40 WIB

Lhokseumawe Ready to Level Up! Rute Pelayaran Lhokseumawe–Penang Siap Dongkrak Ekonomi Aceh

Author

Diskusi strategis antara Wali Kota Lhokseumawe dan Bea Cukai terkait peluang ekonomi melalui pelayaran Internasional. (Dok : lhokseumawekota.go.id)

ACEH - Rencana pengoperasian rute pelayaran langsung Lhokseumawe–Penang mendapat dukungan dari Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, S.H., M.H. Dukungan tersebut diungkapkan dalam kegiatan Coffee Morning yang digelar oleh Kantor Bea dan Cukai Lhokseumawe pada Kamis (17/07/2025).

Ia mengatakan rencana pembukaan rute pelayaran tersebut merupakan peluang besar untuk perekonomian Aceh. Untuk  dapat berjalan secara berkelanjutan dibutuhkan sinergi lintas sektor. 

Ini peluangnya besar, tapi tidak bisa dilakukan setengah-setengah. Kita butuh kajian yang luar biasa dan keterlibatan semua pihak mulai dari pemerintah, pelaku usaha, hingga masyarakat,” ujar Sayuti dalam kegiatan tersebut. 

Sayuti menginfokan saat ini ada tiga dermaga di wilayah Lhokseumawe dan Aceh Utara yang dapat dimaksimalkan untuk mendukung rute pelayaran internasional tersebut. 

Ia memberi contoh pengalaman Pemerintah Aceh pada 2014 dalam pelayaran serupa di Langsa. Pelayaran tersebut tidak berhasil beroperasi dalam jangka panjang karena kurangnya persiapan dan dukungan berkelanjutan. Sehingga ini harus dijadikan pelajaran untuk program kali ini.

Pengalaman itu harus jadi pelajaran. Kita tidak ingin rute ini hanya bertahan sebentar, lalu hilang begitu saja,” tegasnya. 

Baca juga: Jalur Maut Geurutee: Mualem Minta Dukungan Pemerintah Pusat Bangun Terowongan

Sayuti mengatakan bahwa kita perlu mandiri dengan cara mengurangi ketergantungan Aceh terhadap Pelabuhan Belawan di Medan. Menurutnya, rute Lhokseumawe–Penang dapat menjadi pintu gerbang logistik yang mandiri dan strategis bagi provinsi Aceh. “Sudah saatnya kita cabut mandiri, Aceh harus berdiri di atas kakinya sendiri,” tambah Sayuti. 

Penggunaan kapal jenis Ro-Ro untuk mendukung kelancaran rute pelayaran ini menurutnya sudah baik. Ia juga menyinggung pernyataan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Muallem), yang sebelumnya menyampaikan harapannya agar akses keluar-masuk kendaraan ke Aceh melalui pelabuhan ini dapat menjadi lebih lancar dan mudah.

Lebih lanjut, Wali Kota mengajak komunitas pengusaha dan pemilik pabrik untuk berkontribusi aktif dalam mendukung proyek ini. “Saya yakin semua pihak beritikad baik untuk kemajuan Aceh ke depan,” imbuhnya. 

Pada forum tersebut, Wali Kota menegaskan peran strategis Lhokseumawe dan Aceh Utara yang kini ditetapkan sebagai lokasi Onshore Reception Facility (ORF) dalam mendukung infrastruktur pelayaran. 

Ia berharap pola pengelolaan yang diterapkan oleh Mubadala Energy di industri gas dapat dijadikan inspirasi untuk mengoptimalkan dampak ekonomi dari jalur pelayaran ini. 

Dengan pembangunan rute ini, kita berharap kawasan ekonomi Lhokseumawe yang telah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional oleh Presiden benar-benar bangkit. Dan harapan saya, kekayaan Aceh ini bisa benar-benar dinikmati oleh rakyat Aceh sendiri,” harapnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Lhokseumawekota.go.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU