Kamis, 09 OKTOBER 2025 • 23:27 WIB

Petani Lupa Padamkan Api, Rumah Dinas di Aceh Barat Ludes Dilalap Api

Author

Sebuah rumah terbakar, api diduga berasal dari api dapur yang lupa dimatikan. (Dok : Polres Aceh Barat)
ACEH -
Satu unit rumah dinas milik Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Barat yang berlokasi di Gampong Keude Aron, Kecamatan Kaway XVI, hangus terbakar pada Rabu malam (8/10/2025) sekitar pukul 19.20 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp20 juta.

Kapolres Aceh Barat AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Kaway XVI IPTU Fahrinaldi menjelaskan, kebakaran diduga dipicu oleh api dari dapur yang lupa dipadamkan.

Menurut keterangan saksi, penghuni rumah bernama Umar MS (78), seorang petani setempat, sempat memasak air menggunakan kayu bakar di belakang rumah sekitar pukul 19.00 WIB. Namun, ia meninggalkan rumah dalam keadaan api masih menyala.

Baca juga: Tumpukan Ban Bekas di Terminal Santan Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan 8 Unit Mobil!

Beberapa menit kemudian, Fendra, anggota linmas Gampong Keude Aron yang melintas di sekitar lokasi, melihat asap tebal dan kobaran api dari dalam rumah. Ia segera memberi tahu warga dan penghuni rumah. Warga sekitar kemudian bergotong-royong memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Petugas bersama warga berusaha memadamkan kebakaran rumah dinas milik Dinas Pertanian Aceh Barat di Keude Aron. (Dok : Polres Aceh Barat)

Tak lama berselang, personel Polsek Kaway XVI bersama petugas BPBD dan Damkar Aceh Barat tiba di lokasi. Petugas gabungan bersama warga berhasil memadamkan api sekitar pukul 19.40 WIB, sehingga tidak sempat merembet ke bangunan lain di sekitar rumah dinas tersebut.

“Begitu menerima laporan, personel langsung membantu proses pemadaman bersama warga dan petugas Damkar. Alhamdulillah, api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar 20 menit,” ujar IPTU Fahrinaldi.

Ia menambahkan, seluruh bagian rumah mengalami kerusakan cukup parah, namun tidak ada korban dalam kejadian ini. Total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp20 juta.

Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan api di rumah, terutama yang masih menggunakan kayu bakar. “Pastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan dapur,” pesannya.

Saat ini, pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan lebih lanjut. Situasi di lokasi telah kembali aman dan terkendali.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: TBNews Aceh Barat

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU