Selasa, 18 NOVEMBER 2025 • 23:47 WIB

Wabup Aceh Barat Buka Pelatihan Koperasi KDMP 2025, Targetkan SDM Unggul

Author

Wakil Bupati Aceh Barat Said Fadheil membuka Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurus KDMP 2025. (Dok : Humas Aceh Barat)

ACEH - Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadhei, S.H., secara resmi membuka kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) tahun 2025 dengan tema “SDM dan Talenta Unggul Menuju Indonesia Emas 2045. Acara tersebut berlangsung di Aula Hotel Eva SKY Meulaboh pada Selasa (18/11/2025).

Pelatihan ini diikuti oleh 321 perwakilan pengurus KDMP dari seluruh wilayah Kabupaten Aceh Barat.

Dalam sambutannya, Said Fadhei menyampaikan bahwa keberadaan KDMP bukan hanya sebagai wadah usaha, tetapi juga instrumen penting dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa. Ia menegaskan bahwa KDMP memiliki peran strategis bagi masa depan ekonomi Aceh Barat.

“Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengurus dalam mengelola koperasi, memastikan setiap koperasi berjalan sesuai regulasi, transparan, akuntabel dan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat desa. Kapasitas pengurus yang kuat berarti koperasi yang sehat,” kata Said.

Ia juga menegaskan komitmen Pemkab Aceh Barat untuk membangun tata kelola koperasi yang modern, profesional, dan berorientasi pada pelayanan. Menurutnya, pelatihan ini harus menjadi momentum untuk memperbaiki cara kerja pengurus koperasi.

Baca juga: Upgrade Skill Guru! Banda Aceh Gelar Pelatihan AI untuk Dunia Pendidikan

“Ada tiga hal yang ingin saya tanamkan. Pertama, tingkatkan kompetensi dan integritas. Pengurus koperasi harus memahami aturan, administrasi keuangan, manajemen usaha, dan mampu membuat koperasi berjalan secara transparan. Kita tidak ingin koperasi hanya ada nama tetapi tidak menjadi mesin ekonomi desa,” ujarnya.

Hal kedua, lanjut Said, adalah memastikan koperasi menjadi solusi, bukan beban. Koperasi harus hadir sebagai penyedia akses permodalan, pemasaran, dan peluang usaha bagi warga desa. Jika pengurus tidak mampu memberikan pelayanan terbaik, koperasi akan kehilangan kepercayaan masyarakat.

Ketiga, ia mendorong agar pengurus membangun sinergi dengan pemerintah, dunia usaha, dan lembaga keuangan. Pemerintah, kata Said, akan terus memperkuat konektivitas antara KDMP dengan perbankan seperti BSI, serta lembaga pendampingan ekonomi lainnya. Koperasi juga harus berani berinovasi dan mengambil peluang.

Aceh Barat, sambungnya, membutuhkan SDM yang tangguh dan koperasi yang profesional untuk mendorong pertumbuhan ekonomi desa. Karena itu, ia berpesan agar pengurus KDMP melayani masyarakat dengan hati, menggarap data, dan mengelola koperasi dengan akhlak serta integritas.

“Pemkab Aceh Barat akan terus mendampingi dan memfasilitasi KDMP, namun keberhasilan sejati ada pada komitmen saudara-saudara sebagai pengurus koperasi,” tutup Said.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Aceh Barat

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU