Selasa, 02 DESEMBER 2025 • 11:02 WIB

AHY Turun ke Aceh Tengah, Bawa 30 Ton Beras & Janjikan Akselerasi Pemulihan

Author

Menko AHY bersama Menteri Transmigrasi meninjau langsung lokasi terdampak dan menyerahkan 30 ton beras serta logistik darurat untuk Aceh Tengah. (Dok : Diskominfo Aceh Tengah/Fasya Harsa)
ACEH -
Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah menerima kunjungan sekaligus bantuan logistik darurat dari Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), bersama Menteri Transmigrasi, Iftitah Sulaiman, pada Minggu (1/12/2025). Kunjungan ini bertujuan memastikan kelancaran distribusi bantuan sekaligus meninjau langsung kondisi daerah terdampak bencana di wilayah tersebut.

Bantuan yang dibawa kedua menteri meliputi 30 ton beras, kebutuhan logistik esensial, sembako, serta obat-obatan. Seluruh bantuan diangkut melalui jalur udara dan mendarat di Bandara Rembele, Kabupaten Bener Meriah, sebelum didistribusikan melalui jalur darat ke Kabupaten Aceh Tengah.

Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, yang mendampingi langsung rombongan, menyampaikan apresiasi mendalam atas gerak cepat dan perhatian dari Pemerintah Pusat.

“Atas nama seluruh masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Bapak Menko AHY dan Bapak Menteri Iftitah Sulaiman atas bantuan 30 ton beras dan seluruh logistik ini. Ini adalah energi dan harapan besar bagi saudara-saudara kita yang tertimpa musibah,” ujar Bupati Haili Yoga.

Baca juga: Bulog Digerakkan! Aceh Tengah Jual Beras SPHP Murah di Tengah Krisis Logistik

Namun, Bupati juga menjelaskan kondisi riil di lapangan, di mana kebutuhan logistik dan obat-obatan masih sangat mendesak. Selain itu, kerusakan infrastruktur, khususnya akses jalan yang terputus akibat longsor, memerlukan penanganan segera.

“Kami mohon bantuan kepada Bapak Menko, agar logistik dapat ditambah secara signifikan. Terutama, kami sangat mengharapkan percepatan bantuan alat berat dan teknis untuk memulihkan infrastruktur dasar kami. Konektivitas adalah kunci agar distribusi bantuan selanjutnya tidak terhambat dan roda perekonomian dapat kembali bergerak,” imbuhnya.

Menko AHY, dalam keterangannya, menegaskan komitmen Pemerintah Pusat untuk mempercepat langkah pemulihan konektivitas, infrastruktur, dan layanan logistik di Aceh Tengah.

“Pemerintah tentu bergerak di semua sektor. Saya sebagai Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan memiliki tugas utama untuk segera menggerakkan, mendorong kementerian-kementerian di bawah koordinasi kami, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum, untuk segera mengirimkan alat-alat berat seperti ekskavator, loader, dan lainnya untuk membantu membersihkan sisa-sisa longsor sekaligus menghubungkan kembali jalur-jalur yang terputus,” tegas AHY.

Baca juga: Panic Buying BBM Bikin Aceh Tengah Kritis: Genset Evakuasi & Rumah Sakit Kehabisan Pasokan

Menurutnya, penanganan infrastruktur harus dilakukan secepat mungkin agar tidak ada wilayah yang terisolasi—baik dari sisi komunikasi maupun jalur logistik. Ia menekankan bahwa terputusnya akses darat merupakan persoalan krusial yang harus segera diselesaikan.

AHY memastikan akan menyampaikan langsung kepada Kementerian Pekerjaan Umum untuk mengerahkan ekskavator, backhoe, loader, dan truk, agar tidak ada satu pun daerah yang tetap terputus.

Di sisi lain, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan menjamin sektor transportasi udara dan laut tetap beroperasi secara maksimal guna memastikan aliran logistik, termasuk obat-obatan, tetap berjalan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak.

AHY juga menambahkan bahwa koordinasi telah dilakukan dengan Pertamina dan PLN terkait ketersediaan BBM dan listrik, yang merupakan kebutuhan sangat krusial. Listrik, kata dia, penting bukan hanya untuk penerangan, tetapi juga untuk memastikan jaringan komunikasi tetap berjalan, sehingga informasi penting dari lapangan dapat terdistribusi dengan baik ke pusat maupun daerah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Diskominfo Aceh Tengah

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU