ACEH - Pemerintah Kabupaten Bener Meriah melalui Dinas PUPR merilis data terbaru terkait kerusakan infrastruktur pasca bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut.
Sedikitnya 122 jembatan, gorong-gorong, dan box culvert terputus imbas dari bencana yang terjadi secara meluas di Kabupaten Bener Meriah.
Informasi ini disampaikan oleh Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bener Meriah, Al Fahmi, ST, MAP, dalam rapat evaluasi penanganan bencana bersama Sekretaris Daerah selaku Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Bener Meriah.
Baca juga: Dua Titik Longsor Gunung Salak Berhasil Dibuka, Akses Aceh Utara–Bener Meriah Mulai Pulih
Fahmi menjelaskan bahwa kerusakan tersebut tersebar di 10 kecamatan, mencakup berbagai kategori jalur transportasi.
“Ke 122 titik tersebut tersebar di 10 kecamatan dengan status jalan nasional, jalan provinsi, jalan kabupaten hingga jalan produksi pertanian. Informasi ini berdasarkan survei yang dilakukan Dinas PUPR hari ini. 122 titik ini belum termasuk badan jalan yang amblas dan tertimbun longsor,” ungkapnya.
Dengan tingkat kerusakan yang sangat besarini, proses pemulihan dipastikan membutuhkan kerja panjang.
“Maka untuk bisa melakukan rehab dan rekon ini akan membutuhkan waktu, biaya serta sumber daya yang besar agar semua kembali pulih dan akses-akses kembali normal,” tutup Fahmi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Humas Bener Meriah