Minggu, 28 DESEMBER 2025 • 23:54 WIB

Sekda Aceh–Bupati Bener Meriah Bahas Huntara dan Huntap untuk Korban Bencana

Author

Sekda Aceh M. Nasir bersama Bupati Bener Meriah Tagore Abubakar membahas percepatan pembangunan hunian dan pemulihan ekonomi pascabencana. (Dok : Humas Aceh)

ACEH - Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, bersama Asisten I Setda Aceh, Syakir, bertemu dengan Bupati Bener Meriah, Tagore Abubakar, di Ruang Kerja Bupati Bener Meriah, Jumat (26/12/2025) malam. Pertemuan tersebut membahas percepatan pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana.

Dalam pertemuan itu, Bupati Bener Meriah mengusulkan pembangunan huntara dan huntap bagi korban banjir dan longsor yang terjadi beberapa waktu lalu. Menurut Tagore, bencana tersebut menyebabkan banyak rumah warga mengalami kerusakan berat, bahkan hilang, sehingga membutuhkan penanganan cepat dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.

Selain pembangunan hunian, Tagore juga menekankan pentingnya penyediaan lahan relokasi yang lebih aman. Ia menjelaskan bahwa sejumlah lokasi permukiman warga yang terdampak tidak lagi layak untuk dibangun kembali karena berada di kawasan rawan bencana, seperti di sekitar perbukitan yang berpotensi longsor serta bantaran sungai yang rawan banjir.

“Kalau dibangun kembali di lokasi lama, risikonya besar. Karena itu, perlu relokasi ke tempat yang lebih aman,” kata Tagore.

Baca juga: Sekda Aceh Tinjau Desa Bungkaih, 114 Rumah Hilang Diterjang Banjir Besar

Tak hanya persoalan perumahan, Tagore juga meminta Pemerintah Aceh agar menyampaikan aspirasi daerah kepada pemerintah pusat terkait upaya pemulihan sektor pertanian di Bener Meriah. Ia menilai sektor pertanian merupakan tulang punggung perekonomian masyarakat setempat.

Saat bencana terjadi, lanjut Tagore, banyak lahan pertanian warga yang terdampak sehingga tidak dapat dimanfaatkan secara optimal. Oleh karena itu, ia berharap pemerintah segera melakukan pendataan serta menyiapkan solusi, baik melalui bantuan pemulihan lahan maupun dukungan sarana dan prasarana produksi pertanian.

“Kami juga meminta agar pendistribusian logistik terus dilakukan, terutama ke daerah-daerah terisolir yang sulit dijangkau,” ujarnya.

Sementara itu, Sekda Aceh M. Nasir menyampaikan bahwa seluruh masukan dari Pemerintah Kabupaten Bener Meriah akan menjadi bahan koordinasi lebih lanjut di tingkat provinsi dan pemerintah pusat, khususnya terkait penanganan pascabencana serta pemulihan ekonomi masyarakat.

“Pemerintah berkomitmen menindaklanjuti masukan-masukan yang disampaikan kabupaten/kota yang terdampak bencana,” ujar M. Nasir.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Aceh

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU