Senin, 29 DESEMBER 2025 • 23:55 WIB

Gempa 2,5 Guncang Bener Meriah, Aktivitas Burni Telong Dipastikan Aman

Author

Ilustrasi gunung api Burni Telong (dok : freepik/AI)

ACEH - Kabupaten Bener Meriah kembali diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,5 pada Senin pagi, 29 Desember 2025, sekitar pukul 06.09 WIB. Meski sempat menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat, pihak berwenang memastikan bahwa aktivitas Gunung Api Burni Telong masih dalam kondisi terkendali.

Berdasarkan data yang dihimpun, gempa tersebut berpusat pada kedalaman 10 kilometer, berjarak sekitar 7 kilometer dari Kampung Tingkem Benyer, Kecamatan Bukit. Guncangan dipicu oleh aktivitas pergeseran lempeng bumi di bawah permukaan wilayah tersebut.

Ketua Pusat Data dan Informasi Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi Kabupaten Bener Meriah, Ilham Abdi, menegaskan bahwa gempa yang terjadi tidak berdampak signifikan terhadap kondisi vulkanik Gunung Burni Telong.

“Setelah berkoordinasi dengan petugas pos pantau, kami dapat memastikan bahwa meskipun terjadi gempa, status Gunung Burni Telong masih berada pada Level II (Waspada) dan alhamdulillah keadaannya aman,” ujar Ilham, Senin (29/12/2025).

Baca juga: BPBA Latih 255 Peserta Hadapi Potensi Erupsi Gunung Api Burni Telong

Ilham juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Warga diminta untuk selalu memverifikasi setiap informasi melalui sumber resmi, seperti media center Pemerintah Kabupaten Bener Meriah atau Badan Geologi.

Sementara itu, laporan dari Pos Pengamatan Gunung Burni Telong yang berada di bawah koordinasi Kementerian ESDM, Badan Geologi, dan PVMBG menyebutkan bahwa kondisi visual gunung terpantau cerah hingga berawan. Suhu udara berkisar antara 18 hingga 25 derajat Celsius, serta tidak teramati adanya asap kawah.

Namun demikian, dari sisi kegempaan, alat pemantau mencatat adanya aktivitas internal gunung yang cukup intens, terdiri dari empat kejadian gempa Vulkanik Dangkal, sepuluh gempa Vulkanik Dalam, serta dua gempa Tektonik Jauh.

Dengan status Gunung Burni Telong yang masih berada pada Level II (Waspada), pihak berwenang kembali mengingatkan masyarakat dan pendaki agar tidak memasuki maupun mendekati area kawah dalam radius tiga kilometer. Selain itu, kawasan fumarola dan solfatara juga diminta untuk dihindari, terutama saat cuaca mendung atau hujan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Bener Meriah

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU