Rabu, 31 DESEMBER 2025 • 23:28 WIB

PVMBG Rilis Peta Zona Bahaya Gunung Burni Telong, Warga Diminta Waspada

Author

PVMBG merilis Peta Kawasan Rawan Bencana Gunung Bur Ni Telong sebagai panduan mitigasi dan kesiapsiagaan masyarakat di sekitar gunung api. (Dok : Kominfo BM)
ACEH -
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merilis Peta Kawasan Rawan Bencana (KRB) Gunung Api Bur Ni Telong di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Peta ini disusun sebagai upaya mitigasi untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat yang bermukim di sekitar gunung api aktif tersebut.

Dalam peta tersebut, PVMBG membagi wilayah sekitar Gunung Api Bur Ni Telong ke dalam beberapa tingkat kawasan rawan bencana yang ditandai dengan perbedaan warna zona, sesuai dengan tingkat potensi bahayanya.

Kawasan Rawan Bencana III (KRB III) atau Zona Bahaya Tinggi ditandai dengan warna merah muda pekat. Zona ini mencakup area puncak gunung serta lereng terdekat. Wilayah KRB III memiliki potensi bahaya tertinggi, seperti awan panas, lontaran batu pijar, guguran lava, lahar, hingga gas beracun dalam jumlah besar. Pada kondisi tertentu saat aktivitas gunung meningkat, kawasan ini wajib dikosongkan.

Baca juga: Gempa 2,5 Guncang Bener Meriah, Aktivitas Burni Telong Dipastikan Aman

Sementara itu, Kawasan Rawan Bencana II (KRB II) atau Zona Bahaya Sedang ditandai dengan warna kuning. Zona ini umumnya meluas dari KRB III dan mengikuti alur lembah sungai. Wilayah KRB II berpotensi terdampak awan panas, aliran lahar, guguran batu, serta hujan abu lebat. Meski risikonya berada pada tingkat menengah, kawasan ini tetap memerlukan kewaspadaan tinggi dan kesiapan evakuasi saat terjadi peningkatan aktivitas vulkanik.

Adapun Kawasan Rawan Bencana I (KRB I) atau Zona Bahaya Rendah ditandai dengan warna kuning pucat sebagai zona terluar. Pada wilayah ini, potensi bahaya yang mungkin terjadi meliputi hujan abu vulkanik serta kemungkinan aliran lahar dingin, terutama saat hujan lebat setelah erupsi.

Selain pemetaan zona rawan bencana, peta KRB Gunung Api Bur Ni Telong juga dilengkapi dengan informasi jalur evakuasi serta lokasi desa atau permukiman yang masuk dalam kategori kawasan rawan. Informasi ini diharapkan dapat menjadi panduan penting bagi pemerintah daerah dan masyarakat dalam upaya mitigasi serta penanggulangan bencana gunung api.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Bener Meriah

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU