ACEH - Wakil Bupati Aceh Besar, Drs. H. Syukri A. Jalil, menghadiri acara buka puasa bersama panitia STERAU, Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh dan Aceh Besar. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang VIP Lanud Sultan Iskandar Muda, Kecamatan Blang Bintang, Aceh Besar, Rabu (25/02/2026).
Agenda buka puasa bersama itu menjadi bagian dari rangkaian bakti sosial pelayanan kesehatan dan penyaluran bantuan sosial yang digelar pada 25–27 Februari 2026. Kegiatan tersebut secara khusus diperuntukkan bagi masyarakat terdampak banjir dan longsor di sejumlah wilayah Aceh.
Dalam pelaksanaannya, panitia menghadirkan layanan kesehatan gratis, pembagian 750 paket tali asih, serta pendampingan psikososial bagi warga terdampak bencana. Program berskala nasional ini menjadi wujud kolaborasi lintas agama sekaligus sinergi antara TNI Angkatan Udara, pemerintah daerah, dan berbagai lembaga kemanusiaan.
Wakil Bupati Aceh Besar, Drs. H. Syukri A. Jalil, menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan semangat kebersamaan seluruh pihak yang terlibat.
“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas pelaksanaan bakti sosial ini. Kegiatan ini tidak hanya membantu masyarakat dari sisi kesehatan dan sosial, tetapi juga mempererat persaudaraan lintas agama dan memperkuat nilai kebersamaan di tengah keberagaman. Semoga kolaborasi seperti ini terus berlanjut demi kesejahteraan masyarakat yang ada di Aceh,” ujar Wakil Bupati.
Sementara itu, Ketua Umum Panitia Nasional Nyepi, Marsda TNI (Purn) I Made Susila, menjelaskan bahwa kegiatan di Aceh merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Raya Nyepi yang akan berlangsung pada 18–19 Maret mendatang di Prambanan, Yogyakarta, dan dilanjutkan dengan Dharma Shanti di Bali pada 17 April 2026.
“Kegiatan hari ini adalah wujud nyata semangat Vasudhaiva Kutumbakam, yang berarti satu bumi, satu keluarga. Tidak ada lagi perbedaan, kita semua adalah satu keluarga yang hidup di bumi yang sama. Karena itu kami dan berkolaborasi lintas agama untuk membantu saudara-saudara kita di Aceh datang,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, panitia menggandeng berbagai organisasi lintas agama dan lembaga kemanusiaan. Selain penyaluran paket bantuan, masyarakat juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan umum, layanan pemeriksaan gigi dan penyakit dalam, serta obat-obatan untuk dibawa pulang.
Bakti sosial ini diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah daerah dalam meringankan beban masyarakat serta mempercepat proses pemulihan pascabencana di Aceh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: MC Aceh Besar