ACEH - Rektor Universitas Syiah Kuala (USK), Prof. Dr. Ir. Marwan, menyampaikan apresiasi atas komitmen Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dalam meningkatkan anggaran beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Hal tersebut disampaikan di Banda Aceh (26/2/2026).
Berdasarkan data Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT) Kemdiktisaintek, jumlah penerima KIP Kuliah menunjukkan tren peningkatan sejak 2020. Kenaikan ini terjadi baik pada penerima mahasiswa baru maupun total penerima secara keseluruhan, termasuk mahasiswa yang masih aktif menjalani studi (ongoing).
Pada 2020, anggaran KIP Kuliah tercatat sebesar Rp6,5 triliun. Angka tersebut terus meningkat hingga mencapai Rp14,9 triliun pada 2025 dengan jumlah sasaran 1.044.921 mahasiswa sesuai Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA).
Memasuki Tahun Anggaran 2026, alokasi dana kembali mengalami kenaikan menjadi Rp15.323.650.458.000 dengan target penerima sebanyak 1.047.221 mahasiswa.
Rektor menilai, peningkatan anggaran tersebut merupakan kebijakan strategis yang mencerminkan keseriusan pemerintah dalam menjaga akses pendidikan tinggi bagi seluruh anak bangsa.
“Selama ini beasiswa KIP K sudah terbukti sangat membantu khususnya bagi mahasiswa yang kurang mampu. Jadi, kami sangat mengapresiasi komitmen Kemdiktisaintek untuk meningkatkan anggaran beasiswa KIP K ini,” ucap Rektor.
Baca juga: Momen Haru! Wisuda Terakhir Prof Marwan sebagai Rektor USK
Prof. Marwan mengungkapkan, USK saat ini termasuk salah satu perguruan tinggi negeri dengan jumlah penerima KIP Kuliah terbanyak. Pada semester ganjil Tahun Ajaran 2025/2026, USK menerima 6.859 mahasiswa penerima KIP K.
Selain memastikan akses pendidikan, USK juga menjalankan program pembinaan agar mahasiswa penerima KIP mampu mempertahankan prestasi akademik dan berdaya saing. Salah satu program unggulan adalah pelatihan karakter yang dipusatkan di Asrama Mahasiswa USK.
Pada 2023, USK meraih penghargaan sebagai Perguruan Tinggi Negeri terbaik di Indonesia dalam pengelolaan beasiswa KIP Kuliah dari Kementerian.
“USK merupakan satu-satunya perguruan tinggi di Indonesia yang berinisiatif melakukan pembinaan mahasiswa KIP dari berbagai bidang. Baik itu pendampingan dari aspek keagamaan, kedisiplinan, kesehatan bahkan psikologi,” ucap Rektor.
Dengan peningkatan anggaran dan sistem pembinaan yang terstruktur, diharapkan semakin banyak mahasiswa dari keluarga kurang mampu dapat mengakses pendidikan tinggi sekaligus berkembang secara akademik dan karakter.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: USK