ACEH - Suasana ceria terlihat di kawasan Pasar Atjeh, Kota Banda Aceh, ketika puluhan anak yatim datang untuk memilih sendiri pakaian dan perlengkapan Lebaran yang mereka inginkan.
Di tengah suasana penuh kebahagiaan tersebut, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal bersama Wakil Wali Kota Afdhal Khalilullah terlihat berbaur akrab dengan para anak-anak. Keduanya tampak mendampingi para yatim saat berkeliling dari satu toko ke toko lainnya.
Sesekali, wali kota dan wakil wali kota membantu memilihkan baju, sepatu, hingga berbagai perlengkapan Lebaran. Bunda Illiza—sapaan akrab wali kota—bahkan terlihat dengan sabar membantu beberapa anak memilih busana yang mereka sukai. Senyum bahagia pun terlihat dari wajah anak-anak ketika menemukan pakaian yang mereka inginkan.
Wakil wali kota Afdhal juga turut mendampingi para anak yatim, berjalan bersama mereka menyusuri toko-toko di kawasan pasar untuk memilih kebutuhan Lebaran.
Kegiatan tersebut merupakan hari pertama dari program belanja bersama anak yatim yang diselenggarakan Pemerintah Kota Banda Aceh dan akan berlangsung selama empat hari ke depan.
Pada hari pertama, sekitar seratus anak yatim dari Kecamatan Kuta Alam ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Baca juga: SMAN 7 Banda Aceh Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim di Ramadan 1447 H
“Alhamdulillah hari ini hari pertama kami melaksanakan kegiatan belanja bersama para yatim di Pasar Atjeh. Per anak kita berikan Rp500 ribu untuk berbelanja kebutuhan Lebaran,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut akan berlangsung hingga 17–18 Maret mendatang dengan total penerima mencapai 1.150 anak yatim dari seluruh kecamatan di Banda Aceh.
Menurutnya, program ini merupakan agenda tahunan yang terus dilaksanakan oleh pemerintah kota, bahkan jumlah penerima manfaatnya terus bertambah dari tahun ke tahun.
“Ini kegiatan rutin setiap tahun seperti tahun lalu, namun tahun ini jumlahnya bertambah. Mudah-mudahan tahun depan bisa jauh lebih besar lagi sehingga semakin banyak anak yatim yang bisa kita bahagiakan menyambut Idul Fitri,” kata Illiza.
Dalam kesempatan itu, Illiza juga mengajak masyarakat Kota Banda Aceh untuk ikut berpartisipasi dalam menyantuni anak yatim. Salah satunya melalui gerakan menabung untuk anak yatim yang direncanakan akan dibuka setiap tanggal 15 Ramadan.
“Mudah-mudahan seluruh masyarakat kota dapat ikut mendukung, terutama bagi yang mampu, dengan menyisihkan rezekinya untuk para yatim. Insyaallah jika kita lakukan bersama, tidak ada lagi anak yatim di Banda Aceh yang tidak tersantuni dengan baik,” ujarnya.
Menurut Illiza, kepedulian terhadap anak yatim merupakan bagian dari amanah yang diajarkan dalam ajaran Islam. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi gerakan bersama masyarakat untuk menumbuhkan kepedulian dan berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadan.
Kegiatan itu turut dihadiri para asisten, kepala organisasi perangkat daerah, camat, serta aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh yang ikut mendampingi anak-anak yatim saat berbelanja.
Hadir pula Direktur Utama Perumdam Tirta Daroy Banda Aceh, T. Novizal Aiyub, beserta jajaran yang juga ikut mendampingi para anak yatim dalam kegiatan tersebut.
Di tengah keramaian pasar, kebahagiaan anak-anak itu menjadi pengingat bahwa Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang berbagi kasih sayang kepada mereka yang membutuhkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Diskominfo Banda Aceh