Selasa, 05 AGUSTUS 2025 • 23:59 WIB

USK Luncurkan Beasiswa S3 Bareng Kampus Top Malaysia, Buka Peluang Jadi Doktor Sekaligus Ngajar!

Author

Program HEAMA resmi dimulai. USK dorong dosen lanjut S3 di kampus Malaysia tanpa cuti ngajar dan tetap bisa riset. (Dok : usk.ac.id)
ACEH - 
Universitas Syiah Kuala (USK) resmi mengimplementasikan program beasiswa Higher Education Aceh–Malaysia Alliance (HEAMA) pada semester ganjil Tahun Akademik 2025/2026. Program ini diluncurkan di Balai Senat USK pada Senin (04/08/2025).

Program HEAMA merupakan bagian dari langkah strategis menuju kolaborasi pendidikan internasional, serta inisiatif penting yang menjembatani USK dengan berbagai universitas terkemuka di Malaysia.

Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat kolaborasi riset lintas negara, serta memperluas mobilitas akademik dosen dan peneliti.

Baca juga: Kolaborasi USK & PKK Aceh Hadirkan Rumah Produksi Janeng: Ubi Lokal Naik Kelas Jadi Bio-Plastik

Dalam kesempatan tersebut, Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan, menyampaikan bahwa implementasi HEAMA mencerminkan komitmen serius USK untuk menjadi pusat unggulan pendidikan tinggi di Aceh.

“Program HEAMA membuka peluang besar bagi dosen USK untuk membangun jejaring akademik internasional. Ini bukan hanya tentang studi lanjutan, tetapi juga transformasi mutu dan budaya riset,” ujar Rektor.

Prof. Marwan juga menyoroti pentingnya peningkatan jumlah dosen bergelar doktor di lingkungan USK. Ia menyebutkan bahwa meskipun jumlah dosen yang sedang atau telah menempuh pendidikan S3 cukup menggembirakan, masih terdapat sejumlah dosen yang belum melanjutkan studi karena berbagai alasan.

“Melalui program HEAMA, kita dorong bersama agar dosen-dosen USK segera menempuh jenjang S3, karena ini menjadi kunci dalam mencetak guru besar dan mendorong pengembangan karier akademik,” ucapnya.

USK resmikan program HEAMA untuk dorong dosen tembus S3 lewat riset internasional bareng Malaysia. (Dok : usk.ac.id)

Ia juga menginformasikan bahwa HEAMA dirancang untuk menyelaraskan program doktoral dengan kebutuhan institusi, tanpa mengganggu tugas dosen di kampus. Program ini berfokus pada riset penuh tanpa adanya perkuliahan reguler, sehingga memungkinkan para dosen tetap menjalankan tugas mengajar sambil menempuh studi. Proposal riset diharapkan sudah dapat disiapkan sejak semester pertama.

“Kami ingin dosen-dosen USK memiliki jejaring global, bukan hanya berasal dari pendidikan dalam negeri. Jejaring akademik sangat penting untuk pengembangan karier dan kualitas institusi. Karena itu, kami mendorong semua dosen memanfaatkan kesempatan ini,” tutup Prof. Marwan.

Direktur Sekolah Pascasarjana USK, Prof. Dr. Hizir Sofyan, menyatakan bahwa program HEAMA telah memasuki tahap operasional. Saat ini, sudah ada 25 orang yang lulus seleksi pada Batch 1 dan 2.

Baca juga: Disambut Hangat, Mahasiswa KIP-K 2025 Mulai Tempati Asrama USK

Menurutnya, HEAMA dirancang sebagai skema Degree by Research untuk program S3, yang fokus pada kolaborasi riset internasional antara Aceh dan Malaysia. Program ini merupakan upaya USK menuju World Class University (WCU).

“USK menargetkan minimal 60% dosennya bergelar doktor. Jadi, program HEAMA akan sangat membantu pencapaian target tersebut, sekaligus mempercepat hilirisasi riset-riset lokal ke tingkat global,” ungkap Prof. Hizir.

HEAMA mendapatkan dukungan penuh dari Kementerian Pendidikan Tinggi Malaysia dan terus dikembangkan secara mandiri oleh USK, meskipun belum memperoleh dukungan penuh dari Pemerintah Aceh.

Kini, USK memiliki akses kemitraan yang lebih luas dengan berbagai perguruan tinggi di Malaysia melalui program HEAMA. Harapannya, lulusan program ini tidak hanya akan kembali mengabdi sebagai dosen di USK, tetapi juga mampu berkontribusi di lembaga-lembaga riset nasional seperti BRIN, maupun dalam kerja sama riset internasional lainnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Usk.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU