Kamis, 28 AGUSTUS 2025 • 16:01 WIB

Polres Aceh Tengah Turunkan Pasukan Jaga Pacuan Kuda Gayo HUT ke-80 RI

Author

Polres Aceh Tengah siaga penuh jaga jalannya Pacuan Kuda Tradisional Gayo dalam rangka HUT ke-80 RI. (Dok : Humas Polres Aceh Tengah)

ACEH - Polres Aceh Tengah menurunkan puluhan personel setiap hari untuk mengamankan Pacuan Kuda Tradisional Gayo dalam rangka HUT ke-80 RI di Lapangan H.M. Hasan Gayo, Kampung Blang Bebangka, Kecamatan Pegasing.

Kapolres Aceh Tengah, AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengamanan dilakukan secara menyeluruh, baik terbuka maupun tertutup, guna memastikan perhelatan budaya tahunan masyarakat Gayo tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar.

“Polres Aceh Tengah menurunkan personel untuk pengamanan kegiatan, mulai dari pengaturan lalu lintas, penjagaan di area lintasan pacuan, hingga patroli di titik-titik rawan. Semua ini demi kenyamanan peserta maupun masyarakat yang hadir,” jelasnya.

Personel disebar di sejumlah titik strategis, seperti pintu masuk arena, tribun penonton, serta jalur akses kendaraan, agar tidak terjadi kemacetan maupun potensi gangguan keamanan lainnya.

Baca juga: Sempat Jadi DPO, Pelaku Penganiayaan Anak di Aceh Tamiang Ditangkap di Sumut

Tahun ini, pacuan kuda diikuti 218 ekor kuda dari tiga kabupaten: Aceh Tengah (116 ekor), Bener Meriah (83 ekor), dan Gayo Lues (19 ekor). Sebanyak 16 kelas diperlombakan, dengan hari pertama menampilkan delapan race dari kategori Gayo Muda dan E Muda.

Kapolres menambahkan, pacuan kuda merupakan event besar yang selalu menyedot perhatian ribuan masyarakat sehingga pengamanan maksimal menjadi prioritas utama Polri.

“Harapan kami, masyarakat dapat menikmati pacuan kuda dengan nyaman, sambil tetap menjaga keamanan, ketertiban, dan sportivitas,” imbau AKBP Taufiq.

Kegiatan pacuan kuda dijadwalkan berlangsung selama tujuh hari, mulai 25 hingga 31 Agustus 2025. Dalam siaran persnya, Kamis (28/8/2025), Kapolres kembali mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana kondusif agar Pacuan Kuda Tradisional Gayo tetap menjadi kebanggaan sekaligus simbol persatuan masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: TBNews Aceh Tengah

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU