ACEH - Pada Agustus 2025, Kota Banda Aceh mencatat tingkat inflasi terendah di antara seluruh kabupaten/kota di Aceh, yakni hanya sebesar 2,34 persen.
Hal tersebut dibahas dalam Rapat Kerja (Raker) Bupati/Wali Kota se-Aceh yang dipimpin Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, di Ruang Serba Guna Kantor Gubernur Aceh, Senin (8/9/2025).
Raker turut dihadiri Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, Sekda Aceh, M. Nasir, serta para bupati dan wali kota dari seluruh daerah di Aceh.
Baca juga: Kemkomdigi Gandeng Banda Aceh Academy Kembangkan SDM dan Ekonomi Digital
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi Aceh secara keseluruhan pada Agustus 2025 mencapai 3,70 persen. Kabupaten Aceh Tengah mencatat inflasi tertinggi sebesar 5,20 persen, sementara Kota Banda Aceh berhasil mempertahankan inflasi terendah di angka 2,34 persen.
Gubernur Muzakir Manaf menekankan pentingnya menjaga stabilitas inflasi, khususnya menjelang perayaan Maulid yang akan berlangsung selama empat bulan ke depan.
“Upaya pengendalian inflasi harus terus ditingkatkan. Mari kita jaga kebutuhan pokok dan bahan pangan. Langkah ini harus dilakukan secara serius dan konkret di lapangan,” tegas Muzakir Manaf.
Selain inflasi, Raker juga membahas lima agenda strategis lainnya, yaitu: pembentukan Koperasi Merah Putih di seluruh gampong, Program Makan Bergizi Gratis (BMG), Sekolah Rakyat, penyerapan dan realisasi anggaran daerah, serta perjuangan regulasi pro-governansi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Prokopim Banda Aceh