Pengunjung Car Free Day memanfaatkan layanan Perpustakaan Keliling yang dihadirkan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kota Banda Aceh di kawasan pusat kota. (Dok : Dispersip Banda Aceh)
ACEH - Dalam upaya meningkatkan minat baca dan memperluas akses masyarakat terhadap sumber informasi, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kota Banda Aceh menghadirkan layanan Perpustakaan Keliling pada kegiatan Car Free Day (CFD) di kawasan pusat kota, Minggu (14/6/2026).
Kehadiran layanan tersebut menjadi bagian dari strategi Dispersip Banda Aceh untuk mendekatkan fasilitas perpustakaan kepada masyarakat melalui ruang-ruang publik yang mudah dijangkau. Momentum Car Free Day yang rutin dipadati warga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi sekaligus media untuk menumbuhkan budaya literasi di tengah masyarakat.
Melalui layanan Perpustakaan Keliling, warga dapat mengakses berbagai bahan bacaan secara gratis sambil menikmati aktivitas akhir pekan bersama keluarga. Program ini juga menjadi upaya memperkenalkan perpustakaan sebagai ruang belajar yang terbuka dan inklusif bagi seluruh kalangan.
Kepala Bidang Perpustakaan Dispersip Kota Banda Aceh mengatakan, kehadiran Perpustakaan Keliling di ruang publik merupakan salah satu langkah untuk memperluas jangkauan layanan perpustakaan sekaligus membangun budaya membaca di tengah masyarakat.
“Literasi merupakan fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Melalui layanan Perpustakaan Keliling ini, kami ingin menghadirkan bahan bacaan yang mudah dijangkau serta mengajak masyarakat memanfaatkan waktu luangnya untuk kegiatan yang bermanfaat,” ujarnya.
Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya pengunjung yang memanfaatkan layanan tersebut. Selain berolahraga, warga juga menyempatkan diri membaca dan mengenal berbagai koleksi buku yang tersedia.
Baca juga: CFD Banda Aceh Makin Seru! Perpustakaan Keliling Diserbu Warga
Salah seorang pengunjung menilai kehadiran Perpustakaan Keliling di kawasan Car Free Day memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana rekreasi, tetapi juga memberikan kesempatan untuk menambah wawasan dan pengetahuan.
Program Perpustakaan Keliling diharapkan mampu menjadi sarana yang efektif dalam meningkatkan minat baca masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya masyarakat yang cerdas, berpengetahuan, dan memiliki daya saing.
Melalui pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat, Dispersip Kota Banda Aceh terus berupaya menjadikan budaya literasi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Upaya tersebut juga menjadi salah satu langkah dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Banda Aceh.
Ke depan, layanan Perpustakaan Keliling akan terus hadir dalam berbagai kegiatan masyarakat sebagai bentuk pelayanan publik yang inklusif, edukatif, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Dengan demikian, semangat membaca dan budaya literasi diharapkan semakin tumbuh serta menjadi bagian dari aktivitas masyarakat Banda Aceh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Dispersi Banda Aceh