Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 14 JUNI 2026 • 23:40 WIB

Mengenang Zaini Abdullah: Dari Perunding Damai Helsinki hingga Tutup Usia di Usia 86 Tahun

Mengenang Zaini Abdullah: Dari Perunding Damai Helsinki hingga Tutup Usia di Usia 86 TahunMantan Gubernur Aceh dr. Zaini Abdullah atau Abu Doto meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. (Dok : Dita Alangkara/CIFOR)

ACEH - Kepergian mantan Gubernur Aceh, dr. Zaini Abdullah, pada Sabtu (13/6/2026), meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Aceh. Tokoh yang akrab disapa Abu Doto itu bukan hanya dikenal sebagai mantan kepala daerah, tetapi juga sebagai salah satu figur penting dalam perjalanan panjang perjuangan dan perdamaian Aceh.

Zaini Abdullah mengembuskan napas terakhir pada usia 86 tahun setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh. Kabar wafatnya segera menyebar dan memicu gelombang ucapan belasungkawa dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh masyarakat, pejabat pemerintahan, hingga masyarakat umum yang mengenang jasa-jasa almarhum.

Lahir di Beureunuen, Kabupaten Pidie, pada 24 April 1940, Zaini Abdullah menempuh pendidikan kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara. Profesi dokter menjadi jalan awal pengabdiannya kepada masyarakat sebelum kemudian terlibat dalam dinamika politik dan perjuangan Aceh.

Pada masa mudanya, Zaini bertugas di sejumlah fasilitas kesehatan di Aceh dan Sumatera Utara. Ia pernah memimpin puskesmas sekaligus rumah sakit di Kuala Simpang sebelum melanjutkan pendidikan spesialisasi di bidang kebidanan dan kandungan.

Perjalanan hidupnya berubah ketika konflik Aceh mulai berkembang pada dekade 1970-an. Zaini Abdullah kemudian bergabung dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan menjadi salah satu tokoh yang dipercaya mendampingi pendiri GAM, Hasan di Tiro. Pada awal 1980-an, ia mengikuti Hasan di Tiro ke Swedia dan menjalani kehidupan di pengasingan selama bertahun-tahun.

Di luar negeri, Zaini tidak hanya melanjutkan profesinya sebagai dokter, tetapi juga aktif memperjuangkan aspirasi Aceh di tingkat internasional. Ia dikenal sebagai salah satu tokoh senior GAM yang berperan dalam jalur diplomasi dan komunikasi politik.

Baca juga: Aceh Berduka, Mantan Gubernur Aceh Zaini Abdullah Wafat Setelah Dirawat di RSUDZA

Namanya semakin dikenal luas ketika terlibat dalam proses perundingan damai antara Pemerintah Republik Indonesia dan GAM. Bersama sejumlah tokoh lainnya, Zaini menjadi bagian dari tim yang mengawal proses dialog hingga lahirnya Nota Kesepahaman (MoU) Helsinki pada 15 Agustus 2005.

Kesepakatan tersebut menjadi titik balik sejarah Aceh. Konflik bersenjata yang berlangsung selama puluhan tahun akhirnya berakhir dan membuka jalan bagi pembangunan serta stabilitas daerah.

Setelah perdamaian tercapai, Zaini Abdullah kembali ke Aceh dan memasuki dunia politik praktis. Bersama Muzakir Manaf, ia memenangkan Pemilihan Gubernur Aceh tahun 2012 dan memimpin Aceh hingga 2017.

Selama menjabat gubernur, Zaini berupaya menjaga keberlanjutan perdamaian, memperkuat pelaksanaan kekhususan Aceh, serta mendorong pembangunan di berbagai sektor. Meski kepemimpinannya tidak lepas dari berbagai tantangan dan dinamika politik, namanya tetap tercatat sebagai salah satu tokoh penting dalam masa transisi Aceh pascakonflik.

Wafatnya Abu Doto menandai berakhirnya perjalanan panjang seorang dokter yang kemudian menjadi pejuang, diplomat, dan pemimpin daerah. Namun jejak pengabdiannya tetap menjadi bagian dari sejarah Aceh.

Bagi banyak masyarakat Aceh, Zaini Abdullah bukan hanya mantan gubernur. Ia adalah saksi hidup berbagai fase penting perjalanan daerah ini, mulai dari masa konflik, proses perdamaian, hingga pembangunan pascakonflik. Kepergiannya meninggalkan warisan sejarah yang akan terus dikenang oleh generasi mendatang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mengenang Zaini Abdullah: Dari Perunding Damai Helsinki hingga Tutup Usia di Usia 86 Tahun

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!