Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 18 JUNI 2026 • 19:10 WIB

1.165 Peserta Ikuti Diklat SPPI di Rindam IM, Pemkab Aceh Besar Siap Perkuat SDM Unggul

1.165 Peserta Ikuti Diklat SPPI di Rindam IM, Pemkab Aceh Besar Siap Perkuat SDM UnggulStaf Ahli Bupati Aceh Besar Fata Muhammad menghadiri pembukaan Diklat SPPI, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dan Koperasi Nelayan Merah Putih Tahun 2026 di Rindam Iskandar Muda. (Dok : MC Aceh Besar)
ACEH -
Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun 2026. Dukungan tersebut disampaikan Staf Ahli Bupati Aceh Besar Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Fata Muhammad, S.Pd.I., MM saat menghadiri pembukaan diklat di Lapangan Upacara Rindam Iskandar Muda, Mata Ie, Kecamatan Darul Imarah, Rabu (17/6/2026).

Mewakili Bupati Aceh Besar, Fata Muhammad menilai program tersebut sebagai langkah strategis dalam menyiapkan generasi muda yang memiliki kapasitas dan semangat untuk berkontribusi dalam pembangunan masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Aceh Besar sangat mendukung program ini, karena sejalan dengan upaya kami dalam memperkuat pembangunan berbasis masyarakat. Kami berharap para peserta mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa dan wilayah pesisir,” ujar Fata Muhammad.

Upacara pembukaan diklat dipimpin Wakil Komandan Rindam Iskandar Muda (Wadanrindam IM), Kolonel Inf. Akmil Satria Martha Yudha Darmawi sebagai inspektur upacara. Sebelum amanat dibacakan, dilakukan penyematan tanda pelatih dan tanda peserta kepada perwakilan peserta sebagai simbol dimulainya kegiatan pendidikan dan pelatihan. 

Program tersebut diikuti oleh 1.165 peserta yang terdiri atas 581 laki-laki dan 584 perempuan. Para peserta dibagi ke dalam enam kompi, masing-masing tiga kompi pria dan tiga kompi wanita yang terbagi lagi dalam beberapa pleton.

Pelaksanaan pendidikan berlangsung mulai 16 Juni hingga 19 Juli 2026, sementara keseluruhan rangkaian diklat dijadwalkan berakhir pada 31 Juli 2026.

Baca juga: Koperasi Desa Merah Putih Gelar RAT, Fokus Kesejahteraan Anggota

Dalam amanat yang dibacakan Wadanrindam IM, Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan RI, Letjen TNI Tri Budi Utomo, menyampaikan apresiasi kepada seluruh penyelenggara dan peserta yang telah menunjukkan komitmen dalam menyukseskan program tersebut.

Dalam amanat itu dijelaskan bahwa Indonesia saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari dinamika geopolitik global, ancaman ekonomi, ketahanan pangan, perubahan iklim, hingga berbagai ancaman nonmiliter lainnya. Kondisi tersebut menuntut hadirnya sumber daya manusia yang tangguh, adaptif, dan memiliki kemampuan bekerja sama.

Disebutkan pula bahwa ketahanan nasional tidak hanya bergantung pada kekuatan pertahanan negara, tetapi juga pada ketahanan ekonomi, ketahanan pangan, serta kemampuan masyarakat dalam mengelola potensi yang dimiliki secara mandiri, produktif, dan berkelanjutan.

Program SPPI dinilai sebagai salah satu langkah strategis untuk menyiapkan generasi muda yang berkarakter, berintegritas, disiplin, memiliki jiwa kepemimpinan, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Melalui latihan dasar kemiliteran, peserta akan dibentuk menjadi pribadi yang tangguh, bertanggung jawab, dan memiliki daya juang yang tinggi.

Proses pembentukan karakter tersebut dilakukan melalui tiga pola dasar, yakni pelatihan sikap dan perilaku, peningkatan pengetahuan serta keterampilan, dan pembinaan jasmani. Selain itu, peserta juga akan mendapatkan pembekalan manajerial terkait pengelolaan koperasi dan pengembangan kampung nelayan.

Pembekalan tersebut diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia yang siap menjadi penggerak pembangunan ekonomi masyarakat, baik melalui penguatan koperasi desa maupun pemberdayaan masyarakat pesisir.

Peserta juga diingatkan untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh disiplin dan tanggung jawab, menjunjung tinggi integritas dan nasionalisme, serta mengembangkan pola pikir yang kritis, kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan.

Selain itu, mereka diharapkan mampu membangun kepemimpinan yang melayani serta menjadi agen perubahan yang menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat melalui penguatan koperasi dan pemberdayaan ekonomi pesisir.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: MC Aceh Besar

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

1.165 Peserta Ikuti Diklat SPPI di Rindam IM, Pemkab Aceh Besar Siap Perkuat SDM Unggul

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!