Senin, 20 APRIL 2026 • 00:06 WIB

Dekranasda Aceh Besar dan Nagan Raya Jalin Kolaborasi Kerajinan

Author

Ketua Dekranasda Aceh Besar dan Nagan Raya bertukar cenderamata usai kunjungan ke showroom dan sentra IKM di Ingin Jaya. (Dok : MC Aceh Besar)

ACEH - Ketua Dekranasda Aceh Besar, Hj. Rita Mayasari, menyambut kunjungan Ketua Dekranasda Nagan Raya, Ny. Cut Inda TR Keumangan, di Showroom dan Sentra Industri Kecil Menengah (IKM) Dekranasda Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Jumat (17/4/2026). Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat, sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi dan membuka peluang kolaborasi antar daerah.

Turut hadir dalam kegiatan itu Wakil Ketua Dekranasda Aceh Besar Hj. Nurul Fazli, Sekretaris Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (Diskopukmdag) Trizna Darma, ST, Wakil Ketua Harian Dekranasda Aceh Besar Ny. Nurbaiti Bahrul Jamil, serta jajaran pengurus dan tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hj. Rita Mayasari memperkenalkan berbagai produk unggulan khas Aceh Besar, mulai dari bordir, songket, batik Malaka, hingga kerajinan anyaman. Ia juga memaparkan sejumlah program pembinaan pengrajin yang terus dijalankan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk lokal.

Baca juga: Lismawani Al-Farlaky Bawa Aceh Timur Raih Penghargaan Dekranasda Terbaik!

“Kami ingin kolaborasi ini dapat mendorong pengrajin untuk terus berkembang dan berinovasi,” ujarnya.

Rita turut menjelaskan beberapa program unggulan, seperti KUPER, KEPOMPONG, dan SUPA, yang berfokus pada pelatihan serta pendataan langsung terhadap pengrajin di lapangan. Menurutnya, sinergi antar daerah diharapkan dapat memperluas jejaring sekaligus memperkuat sektor kerajinan.

“Harapan pertemuan kami ini dapat memperkuat kolaborasi dan mendorong pengrajin untuk terus berkembang serta berinovasi,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Nagan Raya, Ny. Cut Inda TR Keumangan, menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan. Ia mengaku terkesan dengan potensi kerajinan yang dimiliki Aceh Besar, khususnya di bidang sulaman.

“Kami sangat terkesan dengan berbagai yang diberikan. Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi kami untuk belajar sekaligus melihat langsung potensi kerajinan, terutama sulaman yang ada di Aceh Besar,” ujarnya.

Kegiatan diakhiri dengan pertukaran cenderamata, termasuk penyerahan batik Malaka sebagai simbol kenang-kenangan. Rombongan kemudian melanjutkan kunjungan dengan meninjau showroom dan sentra IKM guna melihat langsung hasil karya para pengrajin Aceh Besar. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: MC Aceh Besar

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU