Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 31 JULI 2025 • 02:53 WIB

Dekranasda Aceh Gandeng IDDC Dorong UMKM Tembus Pasar Ekspor

Dekranasda Aceh Gandeng IDDC Dorong UMKM Tembus Pasar EksporKetua Dekranasda Aceh, Marlina Muzakir, gandeng IDDC Kemendag RI untuk dorong UMKM Aceh naik kelas. (Dok : humas.acehprov.go.id)

ACEH - Marlina Muzakir, selaku Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Aceh sekaligus istri Gubernur Aceh, melakukan kunjungan kerja ke Integrated Digital Design Center (IDDC) Kementerian Perdagangan RI di Jakarta.

Marlina diterima langsung oleh Direktur IDDC, Ari Satria. Pertemuan ini bertujuan memperkuat sinergi antara Dekranasda Aceh dan Kemendag dalam meningkatkan daya saing serta kapasitas ekspor produk UMKM Aceh melalui pendekatan desain dan digitalisasi.

Pada kesempatan itu, Marlina Muzakir menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan IDDC, serta materi pemaparan yang dinilainya sangat membuka wawasan khususnya dalam pengembangan produk kerajinan dan UMKM di Aceh. 

Ia menegaskan bahwa Dekranasda Aceh berkomitmen untuk membina UMKM secara lebih serius, bukan hanya agar mampu bertahan, tetapi juga berkembang, naik kelas, dan menembus pasar ekspor.

Baca juga: Bawa Pulang Inspirasi, Dekranasda Aceh Besar Siap Majukan UMKM dan Kerajinan Lokal

“Kami dari Aceh sangat tersentuh dengan paparan Pak Direktur yang luar biasa. Banyak potensi kerajinan kami di Aceh yang luar biasa, tapi masih perlu dukungan desain, kemasan, dan mental ekspor. Kami siap belajar dan bergerak, tidak hanya menunggu,” ujar Marlina, yang saat itu didampingi Wakil Ketua Dekranasda Aceh, Mukarramah Fadhlullah; Ketua DWP Aceh, Malahayati M. Nasir; istri Ketua DPR Aceh; serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh, Ir. Mohd. Tanwier, M.M., dalam kunjungannya ke Kantor IDDC, Jakarta Barat, pada Rabu (30/07/2025).

Marlina juga menekankan pentingnya pendekatan pelatihan yang tidak bergantung pada insentif berupa uang saku. Menurutnya, hal ini penting agar pelatihan benar-benar diikuti oleh pelaku UMKM yang serius dan berkomitmen untuk berkembang.

Ia juga menyampaikan harapan agar Dekranasda Aceh kembali difasilitasi dalam ajang Redesign Expo yang akan digelar pada Oktober mendatang, serta kemungkinan untuk ikut serta dalam pameran luar negeri seperti di Belanda jika memungkinkan dari sisi dukungan anggaran melalui APBD-P.

Menanggapi hal tersebut, Direktur IDDC, Ari Satria, menyambut positif semangat dan inisiatif Ketua Dekranasda Aceh. Ia menjelaskan bahwa IDDC memiliki tahapan desain klinik yang terstruktur, mulai dari konsultasi hingga pitching ke pasar ekspor.

Ari juga menantang Dekranasda Aceh untuk memilih lima UMKM yang benar-benar berkomitmen sebagai pionir sekaligus role model menuju ekspor.

Baca juga: TP PKK Aceh Besar Raih Prestasi di Ajang Gammawar 2024

“Naik kelas tidak bisa instan. Perlu daya juang. Tapi kalau ada satu saja kisah sukses dari Aceh, misalnya dari Nisam yang berhasil ekspor ke Malaysia atau Thailand, itu bisa menjadi pengungkit semangat bagi ribuan UMKM lainnya,” kata Ari Satria.

Ia juga menegaskan bahwa IDDC siap memfasilitasi pelatihan desain secara menyeluruh, mulai dari tahap dasar hingga kesiapan menembus pasar luar negeri. Namun, hal ini hanya berlaku bagi UMKM yang memiliki semangat belajar tinggi dan mampu menjalani proses dengan konsisten.

Dalam forum diskusi tersebut, Marlina Muzakir turut menyampaikan potensi besar dari produk kerajinan khas Aceh, seperti anyaman dari Aceh Timur, bordiran Meulaboh, hingga rotan dari Aceh Besar. Produk-produk ini dinilai memiliki peluang besar untuk bersaing di pasar global, asalkan ditopang dengan peningkatan desain dan pemenuhan standar mutu ekspor.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas.acehprov.go.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Dekranasda Aceh Gandeng IDDC Dorong UMKM Tembus Pasar Ekspor

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!