Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 31 JULI 2025 • 03:08 WIB

Perempuan Aceh Bangkit! IWAPI Jadi Motor UMKM dan Ekonomi Daerah

Perempuan Aceh Bangkit! IWAPI Jadi Motor UMKM dan Ekonomi DaerahPelaksana Tugas Sekda Aceh, M. Nasir, membuka RAKERDA I DPD IWAPI Aceh 2025. Ia menegaskan pentingnya peran perempuan dalam sektor UMKM serta perlunya peningkatan keterwakilan perempuan di ranah politik. (Dok : humas.acehprov.go.id)

ACEH - Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Plt. Sekda) Aceh, M. Nasir, membuka Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) I Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (DPD IWAPI) Aceh Tahun 2025. Acara tersebut berlangsung di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh, pada Rabu (30/07/2025).

Dalam kesempatan tersebut, M. Nasir mengapresiasi IWAPI Aceh atas terselenggaranya forum strategis ini.

Ia menyebut bahwa RAKERDA menjadi ruang konsolidasi penting untuk menyelaraskan langkah organisasi dalam menjawab tantangan ekonomi yang semakin kompleks.

“Peran perempuan pengusaha sangat vital dalam membangkitkan ekonomi daerah, terutama dalam sektor UMKM, ekonomi keluarga, dan ekonomi kreatif,” ujar M. Nasir.

Baca juga: Dekranasda Aceh Gandeng IDDC Dorong UMKM Tembus Pasar Ekspor

M. Nasir menyampaikan bahwa secara nasional, lebih dari 64% pelaku UMKM di Indonesia adalah perempuan. Mereka mendominasi sektor kuliner, fesyen, kerajinan tangan, dan pemasaran digital. Tren serupa juga terlihat di Aceh, di mana proporsi pelaku UMKM perempuan bahkan mencapai sekitar 64,5%, melampaui jumlah pelaku laki-laki.

“Ini menunjukkan bahwa perempuan adalah tulang punggung ekonomi lokal yang juga menjadi motor transformasi menuju ekonomi digital dan kreatif,” ujar M. Nasir.

Namun demikian, M. Nasir juga menyoroti ketimpangan partisipasi perempuan di ranah politik. Ia menyebutkan bahwa pada periode 2019–2023, keterwakilan perempuan di DPR Aceh hanya mencapai sekitar 12,28%, masih jauh dari target kuota 30% yang diamanatkan oleh undang-undang.

“Dominasi perempuan di sektor ekonomi harus diimbangi dengan peran strategis di sektor kebijakan. Karena itu, sinergi lintas sektor sangat diperlukan,” tambahnya.

Baca juga: Bawa Pulang Inspirasi, Dekranasda Aceh Besar Siap Majukan UMKM dan Kerajinan Lokal

Pemerintah Aceh menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi bersama IWAPI dan berbagai organisasi lainnya demi memperkuat ekosistem kewirausahaan perempuan. Fokus utamanya mencakup akses pelatihan, permodalan, pemasaran, hingga transformasi digital bagi pelaku usaha perempuan.

RAKERDA ini diharapkan menjadi momen strategis bagi IWAPI untuk memperkuat kapasitas internal, mengevaluasi program kerja, dan menyusun langkah konkret menghadapi isu-isu kekinian seperti penguatan UMKM, ekspansi pasar digital, pengembangan koperasi wanita, hingga ekonomi syariah.

“Kami mengajak IWAPI Aceh untuk terus menanamkan semangat kewirausahaan yang inklusif. Jadikan IWAPI sebagai jembatan kemajuan perempuan Aceh agar mereka bangkit, berdaya, dan mandiri,” pungkasnya.

Acara ini turut dihadiri oleh para pengurus dan anggota IWAPI se-Aceh, perwakilan pemerintah daerah, serta mitra kerja strategis dari berbagai sektor.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas.acehprov.go.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Perempuan Aceh Bangkit! IWAPI Jadi Motor UMKM dan Ekonomi Daerah

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!