Kamis, 30 APRIL 2026 • 00:05 WIB

Aceh Besar Lepas 535 Calon Haji 2026, Prosesi Peusijuek Penuh Haru

Author

Prosesi peusijuek dan pelepasan jamaah calon haji Aceh Besar 1447 H/2026 M berlangsung khidmat di Masjid Bustanul Jannah, Peukan Bada. Sebanyak 535 jamaah siap menunaikan ibadah ke Tanah Suci. (Dok : MC Aceh Besar)

ACEH - Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menggelar prosesi peusijuek sekaligus pelepasan jamaah calon haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Bustanul Jannah, Gampong Ajuen, Kecamatan Peukan Bada, Selasa (28/4/2026).

Prosesi adat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Besar, Tgk H Nasruddin Muhammad, didampingi Abu Mekkah serta Imam Masjid Bustanul Jannah, Tgk Muhammad Nur. Kegiatan itu turut disaksikan Bupati Aceh Besar Muharram Idris, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Ketua TP-PKK Aceh Besar, Wakil Ketua TP-PKK, Kepala Kantor Kementerian Agama Aceh Besar, para asisten, staf ahli, kepala OPD, serta unsur Forkopimda Aceh Besar.

Dalam sambutannya, Bupati Aceh Besar Muharram Idris menyampaikan rasa syukur sekaligus ucapan selamat kepada para jamaah yang mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji tahun ini.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan selamat kepada bapak dan ibu yang mendapat panggilan Allah untuk menunaikan ibadah haji tahun ini. Ini adalah nikmat dan kesempatan yang sangat luar biasa,” ujar Muharram Idris.

Ia mengingatkan bahwa ibadah haji tidak hanya membutuhkan kesiapan spiritual, tetapi juga kondisi fisik yang prima. Karena itu, para jamaah diminta menjaga kesehatan sejak sebelum keberangkatan hingga selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Ibadah haji memerlukan energi yang kuat dan kesiapan yang matang. Oleh karena itu, saya mengimbau seluruh jamaah untuk benar-benar menjaga kesehatan, mengatur pola makan, dan mematuhi arahan petugas,” tegasnya.

Selain itu, Muharram juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan, saling menghormati, dan saling membantu antarjamaah selama berada di Tanah Suci.

“Jaga kekompakan, saling menghormati, dan saling membantu. Ikuti arahan ketua rombongan dan petugas haji agar seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan dengan tertib dan lancar,” katanya.

Ia turut mengajak para jamaah untuk membersihkan hati sebelum berangkat, termasuk saling memaafkan agar ibadah yang dijalankan menjadi lebih khusyuk dan bermakna.

Baca juga: 146 ASN Aceh Resmi Pindah ke Kementerian Haji, Persiapan Haji 2026 Makin Ngebut

O“Sebelum berangkat, mari kita saling memaafkan. Tinggalkan hal-hal yang tidak baik di kampung halaman, agar ibadah kita menjadi lebih sempurna dan diterima oleh Allah SWT,” pesannya.

Menanggapi situasi global yang tengah berkembang, Muharram meminta jamaah untuk tetap tenang dan fokus menjalankan ibadah.

“Kepada para jamaah, tidak perlu khawatir terhadap kondisi global saat ini. Berserah diri kepada Allah dan fokuslah pada ibadah. InsyaAllah pelaksanaan haji tahun ini berjalan lancar,” ujarnya.

Ia juga berharap kondisi dunia tetap stabil agar pelaksanaan ibadah haji berlangsung aman dan lancar.

“Kami berharap situasi dunia tetap kondusif, sehingga pelaksanaan ibadah haji tidak terganggu. Ini adalah ibadah umat Islam yang harus dihormati bersama,” tambahnya.

Sementara itu, panitia penyelenggara dari Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar, Drs Nanang Syaifuddin, MM, menyampaikan total rombongan calon haji Aceh Besar tahun ini berjumlah 561 orang. Jumlah tersebut terdiri atas 535 jamaah dan sekitar 15 petugas haji.

“Alhamdulillah, jumlah jamaah tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Ini menunjukkan animo masyarakat Aceh Besar untuk menunaikan ibadah haji semakin tinggi,” ujar Nanang.

Ia menjelaskan, keberangkatan jamaah akan dibagi dalam dua gelombang. Kloter pertama masuk dalam gelombang pertama, sedangkan kloter dua hingga kloter 14 tergabung dalam gelombang kedua.

“Kloter pertama akan masuk asrama pada tanggal 5 Mei 2026 pukul 07.00 WIB, dan secara bertahap kloter berikutnya mengikuti jadwal yang telah ditentukan,” jelasnya.

Nanang juga kembali mengingatkan seluruh jamaah untuk menjaga kondisi fisik dan mematuhi arahan petugas selama menjalankan ibadah.

“Kami mengimbau jamaah untuk menjaga kesehatan, tidak memaksakan diri, serta mengikuti arahan petugas agar seluruh rangkaian ibadah berjalan dengan baik,” tutupnya.

Menjelang akhir acara, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi salam-salaman sebagai simbol saling memaafkan dan mempererat ukhuwah. Acara kemudian ditutup dengan penyerahan cendera mata kepada para jamaah calon haji yang akan berangkat ke Tanah Suci.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Kemenag Aceh

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU