Rabu, 20 MEI 2026 • 22:02 WIB

Sawah Rusak di Manyak Payed Direhab, Tani Merdeka Siap Awasi Program Pemerintah

Author

Tani Merdeka Aceh Tamiang ikut menyaksikan penandatanganan kontrak rehabilitasi sawah rusak ringan demi mendukung produktivitas petani dan swasembada pangan daerah. (Dok : Rizki Maulizar)

ACEH - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia Aceh Tamiang menghadiri kegiatan penandatanganan kontrak rehabilitasi sawah rusak ringan yang digelar di Aula Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Penanggung Jawab Swasembada Pangan Aceh Tamiang, Kepala BRMP Sungai Putih, perwakilan Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan Kabupaten Aceh Tamiang Irwan Hadi, SP, para penyuluh pertanian se-Kecamatan Manyak Payed, serta kelompok tani dan petani sawah dari wilayah setempat.

Penandatanganan kontrak ini menjadi langkah awal percepatan rehabilitasi lahan sawah milik petani yang mengalami kerusakan ringan agar dapat kembali dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung produktivitas pertanian.

Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Aceh Tamiang, M. Prawira Haji, mengapresiasi langkah pemerintah yang dinilai cepat dalam merealisasikan program rehabilitasi sawah bagi masyarakat tani.

Baca juga: Petani Aceh Besar Naik Level! 20 DPK Tani Merdeka Resmi Dilantik

“Kita berharap dengan penandatanganan kontrak rehab sawah rusak ringan ini menjadi langkah konkret bagi para petani yang sawahnya rusak untuk segera diperbaiki. Kami Tani Merdeka akan selalu mendukung dan mengawasi program-program pemerintah demi kemudahan dan kesuksesan petani,” ujar M. Prawira Haji.

Sementara itu, pihak Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan Kabupaten Aceh Tamiang menjelaskan bahwa program rehabilitasi sawah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga produktivitas pertanian pasca kerusakan lahan yang terjadi di sejumlah kawasan pertanian.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan Kabupaten Aceh Tamiang, Drh. Yusbar, berharap proses rehabilitasi dapat berjalan sesuai perencanaan sehingga lahan pertanian masyarakat segera kembali produktif.

“Kami berharap pekerjaan rehabilitasi sawah ini dapat dilaksanakan sesuai perencanaan agar para petani segera kembali mengolah lahannya secara maksimal. Pemerintah akan terus bersinergi dengan seluruh pihak, termasuk kelompok tani dan organisasi pertanian, demi mendukung kesejahteraan petani,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari para petani yang hadir. Program rehabilitasi sawah tersebut diharapkan mampu mempercepat pemulihan lahan pertanian di Kecamatan Manyak Payed sekaligus memperkuat semangat petani dalam mendukung program swasembada pangan di Kabupaten Aceh Tamiang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU