Rabu, 24 JUNI 2026 • 00:13 WIB

Om Sur: Semangat Gen Z Aceh di Bhayangkara Fest 2026 Bikin Haru

Author

Tokoh masyarakat Aceh, Suryadi Djamil (Om Sur), memberikan apresiasi atas semangat masyarakat, khususnya generasi muda, yang tetap bertahan mengikuti tausiyah Ustaz Adi Hidayat meski hujan deras. (Dok : Polda Aceh)
ACEH -
Tokoh masyarakat Aceh, Suryadi Djamil, M.I.Kom, atau yang akrab disapa Om Sur, memberikan apresiasi terhadap antusiasme masyarakat Aceh, khususnya kalangan Generasi Z, yang tetap bertahan mengikuti tausiyah Ustaz Dr. Adi Hidayat, Lc., M.A., meski hujan mengguyur kawasan Lapangan Merah Polda Aceh dalam rangkaian Bhayangkara Fest 2026, Jumat malam (19/6/2026).

Menurut Om Sur, keteguhan ribuan jamaah yang tetap berada di lokasi hingga akhir acara menjadi bukti kuat bahwa masyarakat Aceh masih memiliki kecintaan yang tinggi terhadap majelis ilmu dan dakwah Islam.

“Saya sangat mengapresiasi seluruh masyarakat Aceh, terutama anak-anak muda dan Generasi Z yang tetap bertahan mendengarkan tausiyah Ustaz Adi Hidayat walaupun hujan turun. Ini menunjukkan semangat menuntut ilmu agama di Aceh masih sangat tinggi,” ujar Om Sur.

Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah kepala daerah dari berbagai kabupaten/kota di Aceh, termasuk para wali kota dan bupati se-Aceh. Turut hadir Anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Nasir Djamil, yang menyaksikan langsung antusiasme masyarakat dalam mengikuti rangkaian Bhayangkara Fest 2026.

Selain mengapresiasi masyarakat, Om Sur juga memberikan penghargaan kepada panitia dan jajaran penyelenggara Bhayangkara Fest 2026 yang dinilai berhasil menghadirkan kegiatan dengan suasana tertib, aman, nyaman, dan humanis.

Ia juga menanggapi adanya pandangan sebagian pihak yang menyebut kegiatan tersebut melanggar syariat Islam. Menurutnya, hal itu tidak sesuai dengan kondisi yang terjadi di lapangan, karena sejak awal panitia telah mengatur jalannya kegiatan dengan tetap memperhatikan nilai-nilai syariat Islam dan kearifan lokal Aceh.

Baca juga: Diguyur Hujan, Bhayangkara Fest 2026 Tetap Dipadati Ribuan Warga dan Kajian Ustaz Adi Hidayat

“Ada yang mengatakan acara ini melanggar syariat. Namun faktanya, sejak masyarakat datang ke lokasi, panitia telah mengarahkan dan menuntun peserta dengan baik. Jamaah perempuan diarahkan ke sisi kanan, sementara jamaah laki-laki ke sisi kiri. Ini menunjukkan panitia tetap memperhatikan norma dan nilai-nilai syariat yang berlaku di Aceh,” tegasnya.

Om Sur menilai pengaturan tersebut menjadi bukti bahwa penyelenggara tidak hanya berfokus pada kesuksesan acara, tetapi juga menjaga kenyamanan, ketertiban, serta nilai-nilai keislaman yang menjadi identitas masyarakat Aceh.

“Saya juga mengapresiasi seluruh panitia Bhayangkara Fest 2026 yang telah bekerja keras memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Suasana yang tercipta sangat humanis, damai, tertib, dan nyaman. Masyarakat yang hadir merasa aman dan menikmati kegiatan dengan penuh kekeluargaan,” tambahnya.

Ia berharap semangat kebersamaan yang tercipta dalam Bhayangkara Fest 2026 dapat terus dijaga dan menjadi contoh pelaksanaan kegiatan publik yang mengedepankan nilai edukasi, dakwah, persatuan, serta kedekatan antara masyarakat dan institusi negara.

Bhayangkara Fest 2026 sendiri merupakan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara yang menghadirkan berbagai kegiatan sosial, budaya, hiburan, dan keagamaan. Kehadiran ribuan masyarakat dari berbagai daerah di Aceh, termasuk kalangan generasi muda, menunjukkan tingginya dukungan publik terhadap kegiatan yang mengedepankan semangat kebersamaan, persaudaraan, serta nilai-nilai religius di Tanah Rencong.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Polda Aceh

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU