Hujan tak mampu membendung antusiasme masyarakat Aceh. Ribuan warga tetap bertahan mengikuti Opening Ceremony Bhayangkara Fest 2026 dan Kajian Islami bersama Ustaz Adi Hidayat. (Dok : Polda Aceh)
ACEH - Ribuan masyarakat memadati Lapangan Mapolda Aceh untuk menghadiri Opening Ceremony Bhayangkara Fest 2026 yang dirangkai dengan Kajian Islami bersama Ustaz Dr. Adi Hidayat, Lc., M.A., Jumat malam (19/6/2026). Meski hujan mengguyur lokasi acara, antusiasme warga tidak surut untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu undangan dan masyarakat yang hadir pada malam pembukaan Bhayangkara Fest 2026.
“Kehadiran saudara sekalian merupakan suatu kehormatan sekaligus energi positif bagi kami untuk terus memperkuat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Apalagi di tengah-tengah kita malam ini hadir seorang ulama, cendekiawan, sekaligus pendakwah yang sangat dicintai masyarakat Indonesia, yaitu Ustaz Adi Hidayat,” kata Kapolda.
Kapolda juga menyampaikan penghargaan kepada Ustaz Adi Hidayat atas kesediaannya mengisi kajian Islami pada malam pembukaan. Menurutnya, materi kebangsaan yang disampaikan diharapkan dapat memperkuat nilai persatuan, kebersamaan, dan kecintaan terhadap Tanah Air.
Kajian tersebut juga menjadi pengingat bahwa menjaga persatuan dan keutuhan bangsa merupakan tanggung jawab bersama, baik sebagai umat beragama maupun sebagai warga negara.
Baca juga: Diguyur Hujan, Bhayangkara Fest 2026 Tetap Dipadati Ribuan Warga dan Kajian Ustaz Adi Hidayat
Alumnus Akabri 1991 itu menjelaskan, Bhayangkara Fest 2026 dirancang sebagai ruang kebersamaan yang terbuka bagi seluruh masyarakat Aceh. Beragam kegiatan disiapkan untuk menyemarakkan festival tersebut, mulai dari kajian Islami, perlombaan kreatif bagi generasi muda, kegiatan olahraga, hingga pertunjukan seni dan hiburan yang menjadi wadah ekspresi budaya serta kreativitas masyarakat.
Selain itu, Bhayangkara Fest juga memberi ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperkenalkan produk unggulan mereka kepada masyarakat luas.
“Para pelaku usaha lokal dan UMKM diberikan kesempatan untuk memperkenalkan produk-produk terbaik mereka kepada masyarakat luas dalam Bhayangkara Fest ini. Kita semua memahami bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah. Mereka tidak hanya menciptakan lapangan pekerjaan, tetapi juga menjaga daya tahan ekonomi masyarakat di tengah berbagai tantangan yang ada,” ujar jenderal asal Tangse tersebut.
Karena itu, Kapolda mengajak masyarakat untuk mendukung produk lokal dan mencintai karya anak bangsa. Menurutnya, kemajuan suatu daerah tidak hanya diukur dari stabilitas keamanan, tetapi juga dari tingkat kesejahteraan masyarakatnya.
Menutup sambutannya, Kapolda Aceh menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan Bhayangkara Fest 2026. Ia berharap kegiatan tersebut menjadi simbol kebersamaan yang semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
“Semoga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman, tertib, lancar, dan membawa manfaat yang sebesar-besarnya bagi seluruh masyarakat Aceh,” tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Polda Aceh