Selasa, 07 JULI 2026 • 22:55 WIB

Diskominfotik Banda Aceh Dukung AI Bootcamp, Cetak Talenta Digital dan Startup Masa Depan

Author

Diskominfotik Banda Aceh bersama Telkom AI Center menghadirkan AI & Vibes Coding Bootcamp untuk mencetak talenta digital yang inovatif dan siap bersaing. (Dok : Diskominfo Banda Aceh)
ACEH -
Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Kota Banda Aceh terus memperkuat pengembangan ekosistem digital melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Salah satu langkah nyata dilakukan dengan mendukung penyelenggaraan AI & Vibes Coding Bootcamp yang digelar Telkom AI Center Aceh bersama para pegiat ekosistem digital di Banda Aceh, Senin (6/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Telkom AI Center, Simpang Lima, Banda Aceh, itu dibuka secara resmi oleh Kepala Diskominfotik Kota Banda Aceh, Muhammad Zubir. Bootcamp yang diselenggarakan selama lima hari, mulai 6 hingga 10 Juli 2026, diikuti oleh kalangan pemuda, mahasiswa, serta masyarakat umum. Program tersebut bertujuan meningkatkan literasi kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) sekaligus memperkenalkan pemanfaatan teknologi AI dalam pengembangan aplikasi.

Dalam sambutannya, Muhammad Zubir mengatakan Pemerintah Kota Banda Aceh terus berupaya membangun infrastruktur yang mampu mendukung pertumbuhan ekosistem digital. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui program Banda Aceh Academy (BAA) yang menjadi ruang pengembangan talenta digital sekaligus mendorong lahirnya startup lokal yang diharapkan mampu memperkuat ekonomi digital di masa mendatang.

Ia menjelaskan, pemerintah tidak hanya berfokus mendorong lahirnya inovasi digital, tetapi juga berupaya membuka akses pembiayaan bagi startup yang memiliki potensi untuk berkembang. Menurutnya, dukungan terhadap para inovator harus dilakukan secara berkelanjutan agar mampu memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami ingin membangun ekosistem digital yang kuat. Melalui Banda Aceh Academy, kami mendorong lahirnya startup-startup lokal, sekaligus membuka akses pembiayaan untuk mendukung pengembangannya. Namun, membangun ekosistem digital tidak mungkin dilakukan sendiri. Kita membutuhkan kolaborasi lintas sektor dengan berbagai pihak, termasuk Telkom dan mitra lainnya,” ujar Kepala Diskominfotik.

Baca juga: Mahasiswa USK Luncurkan DaurTani, Platform AI yang Hubungkan Petani dengan Industri

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Banda Aceh saat ini memprioritaskan pengembangan startup lokal, mendorong pelaku UMKM agar semakin adaptif terhadap teknologi digital, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang digital. Menurutnya, penyelenggaraan AI & Vibes Coding Bootcamp menjadi salah satu langkah konkret dalam mempersiapkan talenta digital yang mampu menjawab kebutuhan di era transformasi digital.

Sementara itu, Business and Community Lead Telkom AI Center Aceh, Jurnalis JH, menjelaskan bahwa bootcamp tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman dasar mengenai kecerdasan artifisial, memperkenalkan berbagai perangkat AI untuk pengembangan aplikasi melalui konsep AI Vibe Coding, hingga membimbing peserta membangun aplikasi sederhana yang siap dipublikasikan dan digunakan.

Ia menambahkan, program tersebut terbuka bagi masyarakat umum tanpa mensyaratkan latar belakang pendidikan maupun pengalaman di bidang teknologi informasi. Dengan demikian, siapa pun memiliki kesempatan untuk mempelajari dan memanfaatkan teknologi AI secara praktis.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan komunitas digital, diharapkan ekosistem digital di Banda Aceh semakin berkembang. Kehadiran AI & Vibes Coding Bootcamp juga menjadi langkah strategis dalam mencetak talenta digital yang inovatif sekaligus meningkatkan daya saing Kota Banda Aceh di tengah pesatnya perkembangan ekonomi digital.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Diskominfo Banda Aceh

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU