ACEH - Bulan Ramadhan selalu lekat dengan ibadah malam hari. Salah satu yang paling dikenal adalah sholat tarawih. Meski dikerjakan setiap tahun, banyak masyarakat tetap mencari kembali bacaan niatnya — baik saat menjadi imam, makmum, maupun ketika melaksanakannya sendiri di rumah.
Dalam hadis dijelaskan bahwa siapa saja yang menghidupkan malam Ramadhan dengan iman dan mengharap pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.
Karena itu, tarawih menjadi amalan sunnah yang sangat dianjurkan sepanjang bulan suci.
Menjelang Ramadhan, pertanyaan lain yang juga sering muncul adalah soal jumlah rakaat: delapan atau dua puluh.
Berikut panduan singkatnya.
Sebagai Makmum
Arab:
نَوَيْتُ صَلَاةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu shalata at-tarawihi rak’ataini ma’muman lillahi ta’ala
Arti:
Saya berniat melaksanakan sholat tarawih dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.
Sebagai Imam
Arab:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber