Kemenag Aceh tak hanya gelar pagelaran seni, tapi juga borong penghargaan nasional. Dari Satgas Halal hingga Asrama Haji. (Dok : aceh.kemenag.go.id/Muhammad Yakub Yahya)
ACEH - Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh, yang diwakili oleh Kabid Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat Wakaf (Penaiszawa), H. Zulfikar, S.Ag., M.Ag., secara resmi membuka kegiatan Festival Seni Budaya Islam: Pagelaran Seni Qasidah Kolaborasi Tingkat Provinsi Aceh pada Rabu (30/07/2025).
Kegiatan tersebut diadakan di Aula Serbaguna kantor. Kabid Penaiszawa menjelaskan bahwa festival ini merupakan lanjutan dari rangkaian kegiatan Muharram 1447 H.
“Kita lanjutkan rangkaian Muharram 2025, memeriahkan Tahun Baru Islam 1447 Hijriah, sebagaimana arahan Kakanwil, agar Peaceful Muharram kian menggema dan bersyiar melalui seni dan budaya,” ujar Zulfikar di lapangan outdoor.
Ia berharap para peserta yang datang dari seluruh Aceh dapat meraih juara.
Baca juga: Jemaah Haji Bener Meriah Terima Sertifikat Penghargaan dari Kemenag
Lebih lanjut, Kabid Penaiszawa juga menyampaikan sejumlah prestasi yang diraih Kemenag Aceh pada bulan ini, salah satunya Aceh Post Award 2025 untuk kategori Ekoteologi.
Prestasi membanggakan lainnya diraih oleh Kanwil Kemenag Aceh melalui Satuan Tugas (Satgas) Halal, yang meraih penghargaan nasional dan diterima langsung oleh Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU).
Sementara itu, Asrama Haji Embarkasi Aceh juga berhasil meraih tiga penghargaan nasional sekaligus, yang menandakan peningkatan mutu layanan haji secara signifikan.
Acara penghargaan ini turut dihadiri oleh jajaran Kanwil Kemenag Aceh, tamu undangan, serta tim dari Subdirektorat Seni Budaya Islam Direktorat Penerangan Agama Islam Ditjen Penaiszawa, beserta Dewan Hakim.
Baca juga: Peaceful Muharram: Kemenag Simeulue Rayakan Tahun Baru Islam Bersama Yatim dan Disabilitas
Kanwil Kemenag Aceh juga telah menyelenggarakan berbagai kegiatan dalam rangka memeriahkan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi bakti sosial, pembagian Al-Qur’an, khatam Al-Qur’an massal, serta santunan anak yatim.
Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Drs. H. Azhari, M.Si., saat membuka kegiatan bertajuk Peaceful Muharram: Lebaran Yatim dan Difabel – Satu Kesetaraan, Sejuta Harapan Meraih Keberkahan, menyampaikan bahwa pihaknya telah berhasil mengumpulkan hampir 30 ribu paket bantuan yang telah disalurkan kepada masyarakat.
“Ini semua bagian dari program Kemenag yang berdampak langsung pada umat. Termasuk pelaksanaan ekoteologi, yaitu penanaman pohon di lahan kosong maupun di rumah ibadah,” jelasnya di hadapan para kabid, pembimas, kakankemenag (yang mewakili), serta para penyuluh.
“Kami juga turut hadir dalam rangka kegiatan bakti sosial di rumah ibadah,” tambahnya.
Kegiatan tersebut mencakup penanaman pohon dan penyaluran paket bantuan, sebagai bagian dari program Asta Cita Kementerian Agama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Aceh.kemenag.go.id