Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 18 AGUSTUS 2025 • 22:43 WIB

Festival Kemerdekaan Pasar Aceh Ditutup Meriah, Omzet Tembus Rp1 Miliar

Festival Kemerdekaan Pasar Aceh Ditutup Meriah, Omzet Tembus Rp1 MiliarFestival Kemerdekaan Pasar Aceh & Al-Mahirah resmi ditutup. Pengunjung naik 40%, omzet pedagang tembus Rp1 M! (Dok : prokopim.bandaacehkota.go.id)
ACEH -
Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, secara resmi menutup Festival Kemerdekaan Pasar Aceh dan Pasar Al-Mahirah pada Minggu (17/8/2025).

Acara tersebut telah berlangsung sejak 1 Agustus 2025 dan diadakan di Lantai III Gedung Pasar Aceh Baru, Jalan Diponegoro. Acara dirangkai dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang aneka lomba serta doorprize bagi pengunjung yang beruntung.

Dengan mengusung tema Pasar Aceh Naik Kelas, Rayakan Kemerdekaan bersama Pasar Lokal” serta tagline “Saatnya Kembali ke Pasar”, kegiatan selama dua pekan ini disambut antusias oleh masyarakat.

Hal tersebut terlihat dari beredarnya lebih dari tujuh ribu lembar voucher/kupon berhadiah. Selama acara berlangsung, setiap pengunjung yang berbelanja minimal Rp100 ribu berhak atas satu kupon jika membayar tunai dan dua kupon bila menggunakan QRIS.

Baca juga: 4 Ribu Peserta Ramaikan Pawai Budaya Kemerdekaan di Banda Aceh

“Hari ini, Pasar Aceh terasa istimewa. Ramai, meriah, dan penuh warna. Sejak awal festival ini digelar, jumlah pengunjung melonjak hingga 40 persen,” ujar Wali Kota Illiza usai menyerahkan hadiah dan doorprize.

“Artinya, bukan hanya suasana pasar yang hidup, tetapi omzet para pedagang pun ikut bangkit. Inilah yang kita sebut kemerdekaan ekonomi—ketika rakyat berdaulat atas usaha dan rezekinya sendiri,” tambahnya.

Illiza pun bersyukur karena voucher kemerdekaan melampaui target awal yang semula hanya 3.000 lembar, kini menjadi 7.000 voucher. “Perputaran uang ditaksir Rp800 juta–Rp1 miliar, dan kebanyakan transaksinya menggunakan QRIS. Ini bukti nyata bahwa ekonomi rakyat bisa tumbuh pesat melalui kolaborasi dan inovasi.”

Menurutnya, sejak diresmikan pada tahun 1990, kawasan Pasar Aceh telah menjadi ikon perdagangan Banda Aceh. “Bahkan, ada ungkapan, ‘ke Banda Aceh, kalau tidak belanja di Pasar Aceh, rasanya belum sah’." ujarnya.

“Pasar Aceh pernah menjadi simbol kejayaan perdagangan, dan hari ini kita sedang menulis bab baru dari kisah itu. Festival ini membuktikan bahwa pasar tradisional tetap relevan sebagai pusat interaksi, budaya, dan inovasi tanpa kehilangan jati dirinya,” lanjutnya.

Festival Kemerdekaan Pasar Aceh Ditutup Meriah, Omzet Tembus Rp1 MiliarFestival Kemerdekaan Pasar Aceh & Al-Mahirah resmi ditutup. Pengunjung naik 40%, omzet pedagang tembus Rp1 M! (Dok : prokopim.bandaacehkota.go.id)

Berdasarkan informasi dari Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (Diskopukmdag) Banda Aceh, Festival Kemerdekaan Pasar Aceh dan Pasar Al-Mahirah menghadirkan lebih dari 30 mitra, mulai dari perbankan, instansi pemerintah, BUMD, industri kecantikan, talent agency, hingga UMKM.

Festival ini juga inklusif dan ramah untuk semua usia. Rangkaian acara meliputi lomba mewarnai, diskusi inkubasi ide pengembangan Pasar Aceh, pelatihan konten kreator bagi pedagang, hingga beragam lomba khas pasar, seperti kukur kelapa, potong ayam, potong ikan, dan lomba masak sehat, murah, serta enak.

Suasana semakin semarak dengan penampilan 32 merchant dalam fashion show bersama Dekranasda Banda Aceh yang menghadirkan 30 model profesional dan 30 makeup artist. Kemeriahan acara turut didukung oleh Bazar UMKM dan booth promosi yang menampilkan berbagai produk serta kuliner khas Banda Aceh.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Prokopim.bandaacehkota.go.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Festival Kemerdekaan Pasar Aceh Ditutup Meriah, Omzet Tembus Rp1 Miliar

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!