Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 31 AGUSTUS 2025 • 21:48 WIB

Catat Tanggalnya! Blood Moon Akan Terlihat Jelas di Aceh Minggu Malam

Catat Tanggalnya! Blood Moon Akan Terlihat Jelas di Aceh Minggu MalamGerhana bulan total terlama sejak 2022 bakal muncul 7–8 September 2025. (Dok : kemenag Aceh)
ACEH -
Tim Falakiyah Observatorium Tgk Chiek Kuta Karang Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh mengumumkan bahwa gerhana bulan total akan melintasi langit Aceh pada Minggu malam, 7–8 September 2025, bertepatan dengan 15 Rabiul Awal 1447 H.

Fenomena ini tidak hanya terlihat di Aceh, tetapi juga dapat disaksikan di seluruh Indonesia serta beberapa wilayah di Eropa, Afrika, Asia, dan Australia.

Ketua Tim Falakiyah Kanwil Kemenag Aceh, Dr. Alfirdaus Putra, M.H., menjelaskan bahwa gerhana bulan total yang melintasi langit Aceh kali ini akan menjadi gerhana bulan total terlama sejak 2022. Pada saat terjadi gerhana, bulan akan berwarna kemerahan, sehingga di kalangan astronom populer disebut sebagai blood moon.

“Gerhana bulan total merupakan peristiwa alam yang terjadi saat bulan melewati bayangan inti (umbra) bumi secara penuh, atau bumi berada di tengah antara posisi matahari dan bulan. Selama fenomena ini berlangsung, bulan tampak meredup bahkan berubah warna menjadi merah tembaga, sehingga disebut blood moon,” ujar Alfirdaus, Sabtu (30/8/2025).

Baca juga: Kemenag Buka Suara Soal ASN yang Ditangkap Densus 88

Ia menjelaskan, gerhana tersebut diperkirakan terjadi pada 7 September 2025 pukul 22.28 WIB yang diawali dengan gerhana bulan penumbra. Kemudian akan terjadi gerhana bulan sebagian pada pukul 23.27 WIB.

Saat gerhana bulan mulai, bulan purnama yang sebelumnya berwarna putih terang akan sedikit berwarna kemerahan di bagian atas kiri bulan sekitar pukul 23.27 WIB.

Fenomena ini menandai awal terjadinya gerhana bulan sebagian. Selanjutnya, pada pukul 00.30 WIB bulan akan sepenuhnya berwarna merah, dan ini disebut sebagai gerhana bulan total.

“Gerhana bulan total ini akan berlangsung selama 1 jam 22 menit hingga pukul 01.52 WIB. Setelah itu, cahaya kemerahan di bulan akan berangsur menghilang hingga akhirnya bulan kembali tampak purnama sempurna dengan warna putih terang pada pukul 02.56 WIB, sebagai tanda berakhirnya gerhana bulan sebagian. Setelah itu, gerhana bulan masih terjadi dalam bentuk penumbra hingga pukul 03.55 WIB,” ujar pakar Falakiyah Aceh tersebut.

Baca juga: Kemenag Bener Meriah Kukuhkan PPPK Baru Lewat Perjanjian Kinerja

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs. Azhari, M.Si., menyampaikan bahwa gerhana bulan tidak boleh dikaitkan dengan kematian, musibah, atau hal-hal buruk lainnya. Menurutnya, gerhana bulan merupakan fenomena alam yang menegaskan keagungan dan kebesaran Allah.

Azhari juga mengimbau masyarakat untuk turut mensyiarkan ibadah salat sunah khusuf (salat gerhana bulan), meskipun gerhana terjadi pada tengah malam. Salat tersebut dilanjutkan dengan khutbah singkat setelahnya.

“Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh melalui Observatorium Pengamatan Astronomi Tgk Chiek Kuta Karang akan memusatkan pengamatan di halaman Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Aceh dengan menggunakan lima unit teleskop astronomi, serta melaksanakan ibadah salat khusuf di Musala Al-Ikhlas dalam kompleks Kantor Kanwil Kemenag,” ujar Azhari.

Ia juga menyampaikan bahwa masyarakat dapat memantau proses terjadinya gerhana dengan cara melihat langsung ke arah bulan purnama, atau menyaksikan secara live streaming melalui kanal YouTube Kemenag Aceh dan Facebook KemenagAceh. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Aceh.kemenag.go.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Catat Tanggalnya! Blood Moon Akan Terlihat Jelas di Aceh Minggu Malam

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!