Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 31 AGUSTUS 2025 • 23:14 WIB

Keren! Wali Kota Lhokseumawe Raih Penghargaan Ekraf 2025 Berkat Sentral Bordir

Keren! Wali Kota Lhokseumawe Raih Penghargaan Ekraf 2025 Berkat Sentral BordirWali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, terima penghargaan Serambi Ekraf Awards 2025 berkat program Sentral Bordir khas Dheun Bungoeng Sagoe. (Dok : Humas Lhokseumawe)

ACEH - Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., meraih penghargaan dari Serambi Ekraf Awards 2025 untuk kategori “Lahirkan Sentral Bordir untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat.”

Acara tersebut digelar oleh Serambi Indonesia di Hotel The Pade, Aceh Besar, Jumat malam (29/8/2025).

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya, didampingi Pimpinan Perusahaan Serambi Indonesia, Mohd Din.

Anugerah ini diberikan berkat keberhasilan Pemerintah Kota Lhokseumawe menghadirkan program Sentral Bordir yang mengangkat motif khas “Dheun Bungoeng Sagoe.”

Baca juga: Wali Kota Lhokseumawe Raih BAZNAS Award 2025, Bukti Serius Dukung Gerakan Zakat

Saat ini terdapat lebih dari 600 perajin dengan 149 industri bordir yang tersebar di Kota Lhokseumawe. Khusus untuk motif tersebut, pengembangan telah dilakukan di Sentra Blang Cut serta Sentra Bathupat.

“Alhamdulillah, terima kasih atas kepercayaan dan penghargaan yang diberikan. Motif Dheun Bungoeng Sagoe kita jadikan ikon agar bordir Lhokseumawe memiliki ciri khas dan daya saing,” ujar Wali Kota Sayuti Abubakar usai menerima penghargaan.

Ia menambahkan, penghargaan ini bukan semata-mata untuk Pemerintah Kota Lhokseumawe, tetapi juga untuk seluruh masyarakat, khususnya para perajin bordir yang terus berkreasi. “Kita berharap produk bordir lokal dapat menembus pasar nasional bahkan internasional, sehingga karya perajin benar-benar menjadi kebanggaan daerah,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, menegaskan bahwa penghargaan ini sejalan dengan berbagai upaya yang selama ini dilakukan, khususnya dalam pengembangan sektor kriya dan bordir khas Lhokseumawe.

Baca juga: Lhokseumawe Berhasil Tekan Stunting ke 17,4%, Program KB Jadi Kunci

“Dekranasda bersama Pemerintah Kota Lhokseumawe terus melakukan peningkatan kapasitas perajin, digitalisasi promosi produk, serta penguatan kelembagaan kelompok. Dengan langkah ini, kami berharap perajin lokal semakin berdaya dan mampu bersaing di pasar modern,” jelas Yulinda.

Lebih lanjut, ia menambahkan, “Kami ingin para perajin, khususnya ibu rumah tangga, tidak hanya terampil membuat bordir, tetapi juga mampu mandiri secara ekonomi. Kehadiran sentra bordir ini menjadi ruang bagi mereka untuk berkarya sekaligus berdaya,” ujarnya.

Serambi Ekraf Awards merupakan ajang penghargaan yang diadakan oleh Serambi Indonesia bagi tokoh, pelaku usaha, dan daerah yang dinilai berhasil melahirkan inovasi dalam bidang ekonomi kreatif.

Dengan penghargaan ini, Kota Lhokseumawe semakin diperhitungkan sebagai daerah yang mampu memanfaatkan potensi budaya dan kreativitas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Lhokseumawekota.go.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Keren! Wali Kota Lhokseumawe Raih Penghargaan Ekraf 2025 Berkat Sentral Bordir

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!