Foto bersama Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris (Syech Muharram) dan Wakil Bupati Aceh Besar Drs. H. Syukri A. Jalil dengan Panitia Kegiatan Jambore Kemanusiaan Peduli Kesehatan Masyarakat Daerah Pesisir. (Dok : MC ACEH BESAR)
ACEH - Perkumpulan Promotor dan Pendidik Kesehatan Masyarakat Indonesia (PPKMI) Aceh Besar akan berkolaborasi dengan Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) Aceh Besar dan Kamoe Pedulian Puan Aceh (KAPPAH) untuk merencanakan bakti sosial kesehatan.
Kolaborasi ini merupakan bantuan terhadap masyarakat pesisir di wilayah Terpencil, Tertinggal dan Terluar (3T), khususnya di sektor kesehatan.
Kegiatan Kesehatan Bersama tersebut merupakan langkah kecil mewujudkan masyarakat yang sehat dengan tema "Jambore Kemanusian Peduli Kesehatan Masyarakat Daerah Pesisir". Kegiatan ini direncanakan akan diadakan di Kecamatan Lhoong, Aceh Besar pada tanggal 26 atau 27 Juli 2025 mendatang.
Demi kesuksesan acara bakti sosial tersebut, Panitia bersama PPPKMI, PERSAGI dan KAPPAH Aceh melakukan audensi dengan Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris dan Drs. Syukri A. Jalil Wakil Bupati Aceh Besar untuk meminta dukung agar terwujudnya kelancaran pada kegiatan tersebut. Audiensi tersebut terjadi di kediaman pribadi Syech Muharram di Komplek BTN Ajuen, Peukan Bada pada Sabtu (12/07/2025).
Bupati dan Wakil Bupati Aceh Besar pada kesempatan tersebut mengatakan sangat menyambut baik kegiatan bakti sosial tersebut.
Menurut Bupati, penentuan lokasi bakti sosial sudah sangat tepat dikarenakan kecamatan Lhoong merupakan termasuk kawasan 3T di Aceh Besar.
Baca juga: 10.393 Warga Siap Terima Bantuan Beras Mulai 16 Juli
“Saya menyambut baik kegiatan bhakti sosial ini, apalagi lokasi yang dipilih adalah kecamatan Lhoong, dimana kecamatan ini termasuk kawasan 3T di Aceh Besar."
Ia juga berharap bahwa kegiatan tersebut bermanfaat bagi kesehatan masyarakat.
“Tentu dengan jambore kemanusiaan peduli kesehatan masyarakat dengan berbagai agenda kegiatan yang akan dilaksanakan nanti, akan memberikan kontribusi bagi peningkatan kesehatan masyarakat setempat, khususnya bagi warga yang selama ini agak sulit mengunjungi Puskesmas.”
Ia juga menambahkan agar kegiatan yang bermanfaat tersebut mampu mengurangi angka stunting.
“Disisi lain kegiatan yang melibatkan para penyuluh kesehatan ini, hendaknya dapat membantu membantu warga dalam upaya angka stunting di wilayah itu,” harap Bupati Aceh Besar.
Lebih lanjut, bupati yang akrab disapa dengan Syech Muharram berharap agar panitia dapat bekerja sama dengan pihak Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) Aceh Besar dalam kegiatan ini. Ia juga berharap agar kegiatan baksos bukan hanya dilaksanakan di kecamatan Lhoong tapi juga bisa dilaksanakan di kawasan 3T lainnya di Aceh Besar.
“Sepanjang tidak berbenturan dengan peraturan yang ada, saya merekomendasikan pihak panitia dapat juga berkolaborasi dengan para kepala OPD terkait, sehingga kegiatan bakti sosial dapat lebih tepat sasaran,” tambah Syech Muharram.
Sementara itu, Wakil Bupati Aceh Besar Drs. H. Syukri A. Jalil pada kesempatan tersebut, memberi saran kepada pihak panitia acara agar lebih memahami budaya, adat dan budaya masyarakat setempat.
Baca juga: Mulai 15 Juli, 41 Ribu Warga Aceh Besar Akan Terima Bantuan Beras dari Bulog
“Demi suksesnya pelaksanaan ini dan mendapat respon positif masyarakat setempat, saya hanya mengingatkan, hendaknya dalam pelaksanaan nanti kawan-kawan panitia untuk pandai-pandai membawa diri dan bergaul dengan masyarakat, memahami budaya dan adat istiadat, serta berprilaku islami. Etika dan estetika kita dalam bergaul dan menghadiri menjadi kunci keberhasilan dalam pelaksanaan suatu kegiatan ditengah-tengah masyarakat,” imbuhnya.
Sebelumnya, Ketua PPPKMI Cabang Aceh Besar Nurzahra, S.SIT., M.PH dalam laporannya menyampaikan kegiatan Jambore Kemanusian Peduli Kesehatan Masyarakat Pesisir di Kecamatan Lhoong ini yang digagas oleh PPPKMI dan berkolaborasi dengan PERSAGI dan KAPPAH Aceh merupakan bagian dari rasa kepedulian dan pencatatan terhadap kondisi masyarakat di kawasan 3T.
Berbagai aksi kesehatan yang akan dilaksanakan, yaitu khitanan massal bagi anak-anak keluarga kurang mampu dan pemberian bingkisan, pemeriksaan kesehatan dan skrining kesehatan, penyuluhan kesehatan, demo masak stunting, pemutaran film dokumenter kesehatan dan gotong royong di mesjid jamik kecamatan.
Pada kesempatan tersebut, Nurzahra juga memohon dukungan penuh dan kesediaan Bupati Aceh Besar untuk dapat membuka secara resmi kegiatan tersebut. Menurutnya kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Tim Commando Independen Kecamatan Lhoong dan akan dikomunikasikan lebih intensif dengan pihak Forkompimcam Lhoong.
Pada kegiatan audiensi tersebut, selain menampilkan para anggota panitia, juga dihadiri oleh Nurlaila, Ketua Umum KAPPAH Aceh, Maya Sopa, STP Ketua PERSAGI Aceh Besar, Anwar (Bang Pok) Ketua Satgas Komando Independen dan Yusri, VE, ST dari Tim Media Komando Independen Aceh Besar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: