Sabtu, 06 SEPTEMBER 2025 • 23:48 WIB

Jalur Pejalan Kaki Krueng Daroy Rusak Parah, Kini Siap Direvitalisasi

Author

Jalur pejalan kaki Krueng Daroy kembali direhab! (Dok : Prokopim Banda Aceh)
ACEH -
Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, melakukan peninjauan ulang sarana pejalan kaki Krueng Daroy yang terletak di perbatasan tiga desa, yakni Lamlagang, Neusu Aceh, dan Setui, pada Jumat (5/9/2025).

Fasilitas pejalan kaki yang dibangun pemerintah pusat melalui program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) pada akhir 2018 itu banyak mengalami kerusakan. Hal tersebut bukan hanya disebabkan faktor usia atau alam, tetapi juga akibat aksi vandalisme.

Selain jalur pejalan kaki, kerusakan terlihat pada pagar besi pengaman di kedua sisi sungai. Banyak ornamen hilang karena dijarah pihak tidak bertanggung jawab. Lantai jembatan penghubung antar desa pun dipenuhi lubang sehingga membahayakan warga yang melintas.

Baca juga: Illiza Sa’aduddin Djamal Raih Baznas Award 2025, Banda Aceh Jadi Role Model Zakat

Melihat kondisi memprihatinkan itu, Wali Kota Illiza berinisiatif segera merenovasi salah satu proyek nasional yang dulunya menelan biaya puluhan miliar rupiah tersebut.

“Insyaallah dengan dukungan dana otsus, rekonstruksi kawasan pejalan kaki Krueng Daroy ini kami targetkan rampung akhir Oktober,” ujarnya.

Illiza juga mengajak warga setempat untuk bersama-sama menjaga fasilitas umum di sepanjang jalur pejalan kaki.

“Jangan nanti setelah direhab malah dirusak dan dicuri lagi. Mari sama-sama kita jaga gampong kita demi keamanan dan kenyamanan warga di sini juga,” pesannya.

Selain itu, ia mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai.

Baca juga: Illiza Gandeng UNICEF, Banda Aceh Gaspol Cegah Rokok di Kalangan Remaja

“Tempat sampah sudah kita sediakan dan ada petugas kebersihan yang akan mengangkutnya sesuai jadwal. Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan menjaga sungai kita ini,” katanya.

Illiza turut meminta pemilik warung kopi dan kafe di sekitar jalur tersebut agar tidak menempatkan meja dan kursi hingga menutupi area pejalan kaki.

“Setelah sakit hari boleh lah kita kasih dispensasi, tapi kalau setiap hari kan mengganggu orang jogging atau aktivitas warga lainnya,” tambahnya.

Kepala Dinas Perkim Banda Aceh, Bukhari Sufi, yang mendampingi wali kota sore itu, menjelaskan bahwa anggaran perbaikan sarana pejalan kaki Krueng Daroy bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) senilai Rp565 juta.

“Anggaran ini digunakan untuk perbaikan jalur pejalan kaki, pagar dan ornamen, lantai jembatan, hingga pembangunan talud atau dinding penahan tanah. Jalur yang kita rehab sepanjang 55 meter, pagar 20 meter, serta dua bagian lantai jembatan masing-masing 180 dan 170 lembar,” jelasnya.

“Selain itu, kami mengganti ornamen pagar berukuran besar sebanyak 240 unit dan ukuran kecil 743 unit, termasuk pot beserta bunganya. Kami juga membangun talud sepanjang delapan meter. Ditargetkan rampung akhir Oktober 2025,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Krueng Daroy, Fasilitas Publik

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU