Kamis, 16 OKTOBER 2025 • 22:53 WIB

Gubernur Aceh Belajar Smart Farming dari Tiongkok untuk Kembangkan Industri Pangan

Author

Gubernur Aceh Muzakir Manaf meninjau langsung sistem peternakan modern di Henan, Tiongkok. (Dok : Humas Aceh)

ACEH - Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, bersama rombongan melakukan kunjungan kerja lapangan ke salah satu peternakan telur terbesar di Provinsi Henan, Tiongkok, Selasa (14/10/2025).

Kunjungan ini dilakukan sehari setelah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) strategis sebagai langkah awal menuju implementasi proyek kawasan industri unggas terpadu di Aceh.

Dalam kunjungan tersebut, Mualem—sapaan akrab Muzakir Manaf—meninjau langsung fasilitas produksi Xinxiang Anlong Agricultural Technology Co., Ltd., yang dikenal sebagai peternakan ayam petelur terbesar di Henan sekaligus salah satu yang paling modern di Tiongkok.

Di sana, Mualem bersama rombongan menyaksikan secara langsung sistem operasional berteknologi tinggi dengan kapasitas produksi mencapai 1 juta butir telur per hari. Seluruh proses berlangsung otomatis dan terintegrasi, mulai dari pembuatan pakan, pengelolaan kandang tertutup (closed house), hingga pengumpulan dan pengemasan telur.

Baca juga: Aceh Siap Jadi Pusat Industri Pangan ASEAN, Mualem Paparkan Peluang Besar di Tiongkok

Anlong Agriculture dikenal menerapkan standar biosekuriti yang ketat dan mengadopsi teknologi pertanian cerdas (smart farming), yang memungkinkan pemantauan kesehatan serta produktivitas jutaan ayam secara real-time. Kombinasi antara efisiensi manajemen dan penerapan teknologi tinggi menjadikan Anlong sebagai model percontohan untuk pengembangan proyek serupa di Aceh.

“Apa yang kita saksikan di sini adalah masa depan industri peternakan. Skala, efisiensi, dan penerapan teknologinya sangat menarik. Ini memperkuat visi kami bahwa Aceh, dengan dukungan mitra yang tepat, mampu membangun fasilitas berkelas dunia untuk mencapai swasembada pangan dan menembus pasar ekspor,” ujar Mualem di sela-sela kunjungan.

Selain meninjau peternakan Anlong, Mualem juga mengunjungi Zhuoyi Husbandry Machinery, perusahaan penyedia peralatan dan sistem peternakan ayam modern di Henan, yang menjadi pemasok utama teknologi bagi sejumlah peternakan besar, termasuk Anlong.

Baca juga: Pelantikan Pejabat Aceh 2025: Mualem Minta Aksi, Bukan Janji!

Di lokasi tersebut, rombongan mempelajari berbagai sistem produksi seperti kandang baterai otomatis, sistem pakan dan minum otomatis, kontrol iklim, serta sabuk konveyor pengumpul telur.

Perwakilan Dinas Penanaman Modal dan PTSP Aceh, Rahmadhani, M.Bus, yang turut mendampingi Gubernur, menyebutkan bahwa kunjungan ini memberikan gambaran teknis yang lebih jelas terkait implementasi kerja sama tersebut.

“Setelah penandatanganan MoU kemarin, hari ini kita melihat langsung cetak biru dan teknologi yang akan diterapkan. Ini bukan lagi rencana di atas kertas, tetapi proyek nyata yang segera diwujudkan,” jelasnya.

Kunjungan lapangan ini menegaskan komitmen Pemerintah Aceh dalam memperkuat kemitraan strategis dengan Zhongke Holdings Green Technology. Melalui pengamatan langsung terhadap model bisnis dan teknologi yang telah terbukti sukses, diharapkan proses transfer pengetahuan dan penerapan proyek di Aceh dapat berlangsung lebih cepat dan efisien.

Langkah ini sejalan dengan visi besar Pemerintah Aceh untuk menjadikan provinsi ini sebagai lumbung pangan dan pusat kekuatan baru dalam industri halal di kawasan Asia Tenggara.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Aceh

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU