Jumat, 26 DESEMBER 2025 • 23:07 WIB

PPNI Pusat Salurkan Bantuan Rp1 Miliar Lebih untuk Perawat Terdampak Bencana di Aceh

Author

Ketua DPP PPNI Harif Fadhillah menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Ketua DPW PPNI Aceh, Abdurrahman Usman, di lokasi pengungsian Aceh Tamiang. (Dok : Rizki Maulizar)
ACEH -
Kehadiran langsung Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Harif Fadhillah, ke Aceh menjadi wujud nyata empati dan solidaritas organisasi profesi perawat terhadap masyarakat dan sejawat yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor.

Kedatangan Ketua DPP PPNI tersebut tidak hanya untuk meninjau kondisi lapangan, tetapi juga membawa bantuan senilai Rp1.039.747.394 yang diperuntukkan bagi perawat terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh serta wilayah Sumatera lainnya.

Informasi kedatangan Ketua Umum DPP PPNI itu disampaikan oleh Ketua DPD PPNI Bireuen, Mirzal Tawi. Ia menjelaskan bahwa Harif Fadhillah tiba di Aceh dan mengunjungi Posko Kesehatan DPD PPNI Aceh Tamiang di Sungai Liput, Kuala Simpang, ibu kota Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (25/12/2025) sekitar pukul 11.15 WIB.

Kedatangan Ketua DPP PPNI disambut hangat oleh Ketua DPW PPNI Aceh, Abdurrahman Usman, beserta jajaran pengurus PPNI Aceh, Ketua DPD PPNI Aceh Tamiang, serta sejumlah Ketua DPD PPNI dari berbagai kabupaten/kota di Aceh, di lokasi pengungsian.

Baca juga: PPNI Bireuen Gercep Salurkan Bantuan & Layanan Kesehatan untuk Korban Banjir

Setibanya di lokasi, Ketua DPP PPNI menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Ketua DPW PPNI Aceh, Abdurrahman Usman.

Dalam sambutannya, Ketua DPP PPNI Harif Fadhillah menyampaikan duka mendalam atas musibah banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, khususnya kepada rekan-rekan perawat yang turut terdampak.

“Kami atas nama DPP PPNI dan rekan sejawat seluruh Indonesia turut berduka atas musibah yang menimpa teman-teman sejawat di Aceh, Sumut dan Sumbar.

Semoga teman-teman diberikan kekuatan, ketabahan, dan kesabaran yang kuat dan kami sangat mengapresiasi teman-teman sejawat di tengah musibah yang menimpa dirinya namun masih tangguh memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat,” ujarnya.

Harif Fadhillah menjelaskan bahwa bantuan tersebut berasal dari donasi perawat di seluruh Indonesia. Ia menegaskan bahwa meskipun jumlah bantuan mungkin tidak sebanding dengan dampak bencana yang dirasakan, esensi utamanya adalah kepedulian dan solidaritas sesama perawat.

Sementara itu, Ketua DPW PPNI Aceh, Abdurrahman Usman, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta dukungan langsung dari pimpinan pusat PPNI.

Baca juga: PPNI Bireuen & InWCCA Kolaborasi Rawat Luka Korban Bencana Aceh

“Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada DPP PPNI dan seluruh rekan sejawat Indonesia atas kepedulian dan empatinya kepada perawat yang terdampak banjir dan tanah longsor Sumatera,” katanya.

Abdurrahman menilai kehadiran langsung Ketua Umum DPP PPNI dan jajaran pengurus pusat membawa semangat dan ketenangan bagi para perawat di Aceh.

“Kehadiran Pak Ketum dan rekan-rekan pengurus DPP membawa kesejukan. Beliau tidak hanya melihat dari Jakarta, tetapi hadir langsung ke lokasi bencana. Ini bukti DPP PPNI hadir di tengah anggotanya,” jelas Abdurrahman yang juga menjabat sebagai Direktur Poltekkes Kemenkes Aceh.

Lebih lanjut, Abdurrahman mengajak seluruh pihak untuk terus memberikan dukungan bagi Aceh, mengingat proses pemulihan pascabencana membutuhkan waktu yang tidak singkat.

“Kondisi Aceh butuh waktu lama untuk berbenah. Tentunya Aceh masih sangat membutuhkan perhatian, dukungan, dan bantuan dari seluruh lapisan masyarakat Indonesia,” pungkasnya. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU