ACEH - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menerima langsung bantuan kemanusiaan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat yang diserahkan oleh Ketua Umum PMI, HM Jusuf Kalla. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Desa Paya Gaboh, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Senin (12/1/2026).
Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian dan solidaritas PMI terhadap upaya penanganan serta pemulihan pascabencana yang melanda sejumlah daerah di Aceh. Gubernur Aceh menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian dan dukungan yang terus diberikan kepada masyarakat Aceh.
Acara penyerahan bantuan turut dihadiri jajaran Pengurus PMI Nasional, yakni Hamid Awaluddin, Sudirman Said, dan Tri Bowo Budi Santoso, serta Ketua PMI Aceh, Murdani. Hadir juga Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, SE, MM, Wakil Bupati Aceh Utara, Tarmizi, SIKom, serta unsur pemerintah daerah dan elemen terkait lainnya.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Muzakir Manaf secara langsung menyampaikan rasa terima kasih kepada PMI Nasional. Ia menegaskan bahwa dukungan tersebut bukan sekadar bantuan material, tetapi juga menjadi suntikan semangat bagi masyarakat Aceh yang tengah bangkit dari dampak bencana.
Baca juga: Aceh Timur Bangkit: 3.409 Huntara Dibangun untuk Warga Terdampak Banjir
“Atas nama Pemerintah Aceh dan seluruh masyarakat Aceh, kami mengucapkan terima kasih yang tulus kepada Bapak Jusuf Kalla dan seluruh jajaran PMI Nasional. Kehadiran dan bantuan ini menjadi bukti nyata bahwa Aceh tidak sendiri. Ini sangat berarti bagi rakyat kami,” ujar Gubernur Aceh.
Bantuan yang disalurkan PMI berfokus pada penyediaan alat berat, perlengkapan kebersihan, serta bantuan pangan. Sejumlah unit mini excavator dan mesin penyedot lumpur dikirimkan untuk mempercepat pembersihan material banjir serta pemulihan lingkungan warga.
Jusuf Kalla menjelaskan bahwa PMI juga menyalurkan perlengkapan kebersihan dalam jumlah besar, seperti sapu, pel, sikat, serokan air, pengki, karbol, jerigen lipat, hygiene kit, serta perlengkapan sanitasi lainnya. Selain itu, bantuan pangan seperti beras, mie instan, air mineral, biskuit, dan paket makanan juga dipastikan tersedia untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.
“Saat ini kita fokus pada proses rehabilitasi dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 2026,” pungkas Jusuf Kalla.
Seluruh bantuan tersebut dikirim melalui Kapal Kemanusiaan PMI Kalla Jalur II dan akan didistribusikan secara bertahap ke wilayah terdampak melalui koordinasi antara Pemerintah Aceh, PMI, dan pemerintah kabupaten/kota.
Pemerintah Aceh menegaskan bahwa seluruh bantuan akan dimanfaatkan secara optimal, transparan, dan bertanggung jawab demi kepentingan masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Humas Aceh