Selasa, 17 FEBRUARI 2026 • 20:38 WIB

Puskesmas Lokop Bangkit! Menkes RI dan Bupati Aceh Timur Resmikan Operasional Baru

Author

Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky mendampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meresmikan kembali operasional Puskesmas Lokop di Kecamatan Serbajadi. (Dok : Humas Aceh Timur)

ACEH - Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., mendampingi Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, meresmikan kembali operasional UPTD Puskesmas Lokop di Kecamatan Serbajadi, Aceh Timur, Jumat (13/2/2026).

Menteri Kesehatan beserta rombongan tiba di Lokop menggunakan helikopter dan mendarat di helipad Kompi Lokop. Kunjungan tersebut dilakukan untuk mengaktifkan kembali layanan Puskesmas Lokop yang sebelumnya rusak total akibat banjir.

Dalam agenda itu, Kementerian Kesehatan juga menyerahkan bantuan ambulans bagi Kabupaten Aceh Timur, Aceh Utara, dan Aceh Tamiang guna mempercepat pemulihan layanan kesehatan pascabencana.

Selain peresmian, Menkes bersama Bupati turut mengikuti rapat koordinasi daring melalui Zoom bersama Menteri Koordinator PMK dan sejumlah kementerian terkait penanganan pascabencana.

Menkes mengaku terkesan dengan proses pembangunan Puskesmas yang berlangsung cepat, serta mengapresiasi peran Kementerian PUPR dalam percepatan pembangunan fasilitas kesehatan di wilayah pedalaman.

“Kita melihat langsung pembangunan Puskesmas ini yang dipacu sangat cepat. Kita mengapresiasi Kementerian PU dalam pembangunan ini,” ujar Menkes.

Baca juga: Jelang Ramadhan, Bupati Aceh Timur Resmikan Hunian Sementara Korban Banjir

Ia juga memuji kinerja Bupati Al-Farlaky dalam proses pengajuan data rumah rusak kepada BNPB. Menurutnya, kecepatan dan ketepatan data menjadi faktor penting Aceh Timur memperoleh kuota pembangunan hingga 60 persen dari total 8.400 unit yang diusulkan.

“Kita melihat Pak Bupati ini luar biasa dan sangat cepat dengan data yang diusulkan ke BNPB. Biasanya soal data agak sulit, tapi Pak Bupati Aceh Timur bisa dengan cepat,” katanya.

Dengan kembali beroperasinya Puskesmas Lokop, Menkes berharap masyarakat Serbajadi dan sekitarnya tidak perlu lagi menempuh jarak jauh untuk mendapatkan layanan kesehatan.

Sementara itu, Bupati Al-Farlaky menyampaikan Lokop merupakan salah satu wilayah yang paling parah terdampak banjir di Aceh Timur.

“Puskesmas ini kita bangun di lokasi yang lebih aman, di atas bukit di samping Kompi Lokop, dan sudah bisa digunakan untuk melayani kesehatan masyarakat,” ujar Al-Farlaky.

Ia memastikan ketersediaan tenaga medis tetap terpenuhi. Dokter umum, bidan, dan perawat tetap bertugas normal. Jika diperlukan tambahan tenaga medis, pemerintah daerah akan menyesuaikan sesuai kebutuhan.

Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur juga menyalurkan bantuan stimulus bagi warga terdampak banjir, yakni Rp30 juta untuk rumah rusak berat dan Rp15 juta untuk rumah rusak ringan.

Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dan transparan melalui proses verifikasi. Pada tahap awal, lebih dari 5.000 warga menerima bantuan, sementara tahap berikutnya akan menyusul. Bupati juga membuka ruang bagi warga yang belum terdata untuk melapor melalui pemerintah kecamatan atau desa.

“Insyaallah saya akan susul kembali permintaan itu kepada pemerintah pusat nantinya dalam bentuk surat keputusan,” kata Al-Farlaky.

Selain itu, ia mengimbau masyarakat Lokop menjaga fasilitas kesehatan yang telah dibangun kembali, termasuk peralatan medisnya.

“Tadi saya sudah mintakan khusus untuk alat laboratorium dan juga ambulans untuk daerah pedalaman. Beliau sudah mengiyakan, nanti kita verifikasi kembali,” tutup Al-Farlaky.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Aceh Timur

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU