Sabtu, 28 FEBRUARI 2026 • 18:03 WIB

Peukan Raya Ramadhan 1447 H Resmi Dibuka, 150 UMKM Ramaikan Banda Aceh

Author

Wali Kota Banda Aceh membuka Peukan Raya Ramadhan 1447 H dengan tradisi Teumok Kanji Rumbi di eks Pasar Aceh. (Dok : Diskominfo Banda Aceh)

ACEH - Wali Kota Illiza Sa’aduddin Djamal secara resmi membuka Peukan Raya Ramadhan (PRR) 1447 H di eks lahan Pusat Perbelanjaan Pasar Aceh, Jumat (27/2/2026). Kegiatan tahunan yang menjadi agenda khas bulan suci ini diawali dengan prosesi “Teumok Beulangong” Kanji Rumbi bersama Wakil Wali Kota Afdhal Khalilullah dan Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah. Takjil tradisional tersebut kemudian dibagikan gratis kepada para pengunjung.

Dalam sambutannya, Illiza menegaskan bahwa Peukan Raya Ramadhan bukan sekadar seremoni rutin, melainkan bagian dari upaya strategis untuk menggerakkan perekonomian kota selama bulan puasa. Melalui PRR yang berlangsung hingga 13 Maret 2026, Pemerintah Kota Banda Aceh menghadirkan ruang ekonomi berbasis kolaborasi dengan melibatkan 150 merek UMKM yang menempati 120 stan pameran.

“Kami menargetkan 10 ribu pengunjung per hari dengan proyeksi perputaran ekonomi di atas Rp 2 miliar. Target kami jelas, Peukan Raya Ramadhan ini bukan sekedar ramai, tapi menjadi pusat transaksi. Bukan sekedar acara, tapi ada penguatan usaha dan peningkatan pendapatan masyarakat,” ujarnya.

PRR 2026 menghadirkan tiga zona utama, yakni Peukan Raseuki sebagai pusat kuliner berbuka puasa, Peukan Khanduri yang menjadi ruang berbagi takjil gratis dengan tradisi teumok untuk mempererat kebersamaan, dan Peukan Silaturahmi sebagai panggung interaksi, pertunjukan, dan kegiatan masyarakat selama Ramadhan,” ujarnya lagi.

Illiza menyebut PRR 2026 juga merupakan bagian dari strategi pengentasan kemiskinan berbasis pemberdayaan ekonomi masyarakat. “Kita ingin pertumbuhan ekonomi Banda Aceh tidak hanya tinggi secara angka, tetapi berkualitas dan inklusif -dirasakan oleh pedagang kecil, pelaku usaha rumahan, hingga generasi muda kreatif.”

Baca juga: Ramadhan di Banda Aceh Makin Hidup! Peukan Raya & Pekan QRIS Siap Ramaikan Pasar Aceh

Di kawasan yang sama, tepatnya di Gedung Pasar Atjeh Baru, sejak 20 Februari hingga 15 Maret 2026 turut digelar Peukan QRIS Ramadhan. “Program ini merupakan kolaborasi Pemko Banda Aceh bersama Bank Indonesia dan perbankan syariah untuk memperkuat ekosistem pembayaran digital di pasar tradisional,” ujar Illiza.

Peukan QRIS Ramadhan diramaikan dengan kupon doorprize transaksi QRIS, bazar Ramadhan dan pasar malam, bazar kue lebaran, kegiatan sosial berbagi bersama anak yatim, lomba islami untuk anak dan remaja, hingga workshop literasi keuangan.

Menurutnya, pasar tradisional harus tetap menjadi ruang silaturahmi sekaligus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. “Oleh karena itu, mari kita jadikan momentum ini sebagai energi kebangkitan ekonomi kota. Belanja di UMKM lokal. Gunakan QRIS dalam setiap transaksi,” ujarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Diskominfo Banda Aceh, Diskominfo Banda Aceh

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU