ACEH - Puskesmas Kuta Cot Glie memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan optimal bahkan ditingkatkan pasca libur Lebaran. Hal tersebut ditegaskan langsung oleh Kepala Puskesmas (Kapus) Kuta Cot Glie, Ns. Azhari, S.Kep., M.K.M., Jumat (27/3/2026).
Azhari menyebutkan, setelah Lebaran biasanya terjadi peningkatan kebutuhan layanan kesehatan, mulai dari penyakit ringan hingga kasus yang memerlukan penanganan intensif. Untuk itu, pihaknya mengambil langkah maksimal dengan memastikan seluruh tenaga medis dan fasilitas dalam kondisi siap siaga.
“Pasca Lebaran, kami all out dalam memberikan pelayanan. Tidak hanya memastikan pelayanan tetap berjalan, tetapi juga meningkatkan kualitasnya agar masyarakat benar-benar terlayani dengan baik,” ujar Azhari.
Untuk mendukung pelayanan tersebut, Puskesmas Kuta Cot Glie dilengkapi fasilitas rawat inap dengan kapasitas 10 tempat tidur. Selain itu, terdapat empat dokter dan 16 perawat yang bertugas secara bergiliran guna memastikan pelayanan berlangsung selama 24 jam.
Baca juga: Satbrimob Polda Aceh Buka Jalan dan Layani Kesehatan Warga Terdampak Bencana
Azhari juga menegaskan bahwa sistem pelayanan diperkuat melalui pengaturan jadwal piket yang terstruktur, sehingga tidak terjadi kekurangan tenaga medis, terutama pada jam-jam rawan dan kondisi darurat.
“Tenaga kesehatan kami sudah disiagakan secara bergiliran. Jadi kapan pun masyarakat datang, selalu ada petugas yang siap melayani,” jelasnya.
Dalam mendukung penanganan kegawatdaruratan, Puskesmas Kuta Cot Glie juga menyiagakan dua unit ambulans. Fasilitas ini digunakan untuk keperluan rujukan maupun penanganan darurat yang membutuhkan tindakan cepat.
Tidak hanya berfokus pada pelayanan pengobatan, pihak puskesmas juga tetap menjalankan upaya promotif dan preventif. Edukasi kepada masyarakat terus dilakukan, khususnya terkait pola hidup sehat pasca Lebaran, seperti menjaga pola makan serta mewaspadai penyakit musiman.
Azhari menegaskan bahwa komitmen pihaknya adalah memberikan pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, dan manusiawi kepada seluruh masyarakat.
“Kami ingin masyarakat merasa aman. Puskesmas harus menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan di tingkat kecamatan,” tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: MC Aceh Besar