Rabu, 15 APRIL 2026 • 22:56 WIB

Baitul Mal Banda Aceh Siapkan Pelatihan Digital untuk Pemuda Putus Sekolah

Author

Baitul Mal Banda Aceh bersama BPVP membahas program pelatihan keterampilan bagi pemuda putus sekolah, termasuk berbasis digital. (Dok : Diskominfo Banda Aceh)

ACEH - Baitul Mal Kota Banda Aceh menggelar rapat bersama Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda Aceh, Rabu (15/4/2026), di ruang rapat kantor Baitul Mal. Pertemuan tersebut membahas rencana pelaksanaan program pelatihan keterampilan bagi masyarakat, khususnya pemuda putus sekolah.

Rombongan BPVP Banda Aceh disambut langsung oleh Ketua Badan Baitul Mal, Dr. Yusuf Al-Qardhawy, MH, didampingi Kepala Sekretariat Irwan, SE, M.Si, Ak. Turut hadir dalam kesempatan itu Komisioner Umar Banta Ali, M.Sos, H. Muhammad Aulia, ST, serta Dewan Pengawas Baitul Mal.

Kepala Sekretariat Baitul Mal, Irwan, menjelaskan bahwa pihaknya saat ini terus melakukan pengawasan terhadap berbagai proposal bantuan yang masuk. Ia menegaskan, calon penerima manfaat harus merupakan warga Kota Banda Aceh yang telah menetap minimal lima tahun serta benar-benar membutuhkan.

Baca juga: Serius Tangani Kemiskinan, Bappenas Tinjau Program PKH di Banda Aceh

“Program atau bentuk kerja sama selanjutnya disusun oleh komisioner dengan memastikan bantuan tepat sasaran,” ujarnya.

Komisioner Baitul Mal, Umar Banta, menambahkan bahwa program ini akan difokuskan pada pelatihan prioritas, termasuk dukungan modal usaha bagi masyarakat yang telah memiliki tanggungan.

Selain itu, Baitul Mal juga akan menetapkan jumlah kelas, jadwal pelatihan, serta target capaian program, baik dari sisi input maupun output.

“Ke depan ada baiknya fokus kita adalah pada pelatihan berbasis digital, seperti TikTok digital dan editing berbasis AI,” katanya.

Ketua Baitul Mal menyebutkan bahwa pihaknya akan merekomendasikan peserta untuk mengikuti pelatihan tersebut. Adapun persyaratan peserta meliputi surat keterangan tidak mampu, KTP Banda Aceh, serta termasuk dalam kategori fakir atau miskin.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan sekaligus kemandirian ekonomi bagi pemuda putus sekolah di Banda Aceh.

Dalam pertemuan tersebut, ia juga mengimbau masyarakat untuk menunaikan zakat melalui Baitul Mal. “Jika belum mampu berzakat, bisa melalui infak,” tutupnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Diskominfo Banda Aceh

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU