Jumat, 01 MEI 2026 • 14:10 WIB

Sukses Kelola Usaha, BUMG Leu Ue Jadi Contoh Pemberdayaan Ekonomi Desa

Author

Tim Kemendesa PDT bersama DPMG Aceh Besar meninjau perkembangan BUMG Maju Sejahtera di Gampong Leu Ue yang sukses menggerakkan ekonomi warga. (Dok : MC Aceh Besar) 

ACEH - Upaya penguatan ekonomi gampong di Kabupaten Aceh Besar terus menunjukkan hasil yang menggembirakan. Salah satu contohnya terlihat di Gampong Leu Ue, Kecamatan Darul Imarah, yang kini menjadi sorotan berkat keberhasilan Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) dalam mengelola potensi ekonomi masyarakat secara produktif.

Gampong yang terletak sekitar tiga kilometer di perbatasan selatan Kota Banda Aceh ini memiliki luas wilayah 66 hektare dengan jumlah penduduk mencapai 2.138 jiwa atau 647 kepala keluarga. Dalam beberapa tahun terakhir, kondisi perekonomian masyarakat setempat mengalami perubahan yang cukup signifikan.

Jika sebelumnya sebagian besar warga berada pada kategori ekonomi menengah ke bawah dengan beragam mata pencaharian, kini situasinya mulai berangsur membaik. Perubahan tersebut tak lepas dari peran BUMG “Maju Sejahtera” yang hadir sebagai motor penggerak ekonomi gampong.

BUMG ini fokus mengelola potensi lokal untuk memperkuat struktur ekonomi masyarakat. Hingga saat ini, BUMG Maju Sejahtera telah mengembangkan tiga unit usaha utama, yakni pengelolaan pasar mini, usaha penggemukan sapi, serta unit simpan pinjam perempuan yang terus menunjukkan perkembangan positif.

Baca juga: Dukung Ekonomi Warga, Bupati Aceh Timur Hadirkan Getek Sebagai Penghubung Desa

Keberhasilan tersebut menarik perhatian Tenaga Ahli Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendesa PDT) Provinsi Aceh, Zulfahmi Hasan. Ia hadir bersama Koordinator Pendamping Desa Aceh Besar A. Basir A. Jalil dan Tenaga Ahli P3MD, Ermiza, untuk meninjau langsung perkembangan BUMG tersebut.

Kunjungan itu juga didampingi Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha dan Ekonomi Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Aceh Besar, Ikhsan, S.E., yang sekaligus memberikan pembinaan kepada pengurus BUMG.

Zulfahmi Hasan menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih BUMG Gampong Leu Ue. Menurutnya, potensi yang dimiliki gampong tersebut sangat besar untuk terus dikembangkan.

“Kami pertama kali ke Gampong Leu-Ue, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar. Setelah melihat kondisi rilnya, sungguh luar biasa, patut kami apresiasikan. Jujur kami ingin katakan bahwa potensi yang ada di Gampong Leu Ue ini sangat luar biasa untuk dikembangkan.

Apalagi sudah ada BUMG Maju Sejahtera dengan tiga unit usaha, yaitu penggemukan sapi dari Dana Desa 20 persen tahun 2025, kemudian ada simpan pinjam perempuan dan modalnya sudah mencapai Rp80 juta dengan tingkat pengembaliannya mencapai 98 persen, kemudian ada pasar pagi atau pasar mini yang buka setiap harinya,” ujarnya, Rabu (29/4/2026).

Ia juga menambahkan, program nasional Koperasi Desa Merah Putih yang digagas Presiden Prabowo Subianto akan menjadi mitra strategis bagi BUMG dalam memperkuat pilar ekonomi desa.

“Program kehadiran nasional Koperasi Desa Merah Putih yang digagas Bapak Presiden Prabowo Subianto akan menambah pilar ekonomi sebagai mitra usaha dalam peningkatan sumber daya atau potensi yang ada di gampong,” katanya.

Zulfahmi berharap BUMG Leu Ue dapat segera mengikuti proses pemeringkatan sesuai arahan Kementerian Desa. Langkah ini dinilai penting agar BUMG dapat menjalin kemitraan yang lebih luas dalam memperoleh akses permodalan yang tidak mengikat.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha dan Ekonomi DPMG Aceh Besar, Ikhsan, S.E., menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung pengembangan BUMG Maju Sejahtera.

Baca juga: Pemkab Aceh Besar Perkuat Strategi Ekonomi di Forum Ekonomi Aceh 2026

“Apa yang disampaikan Pak Zulfahmi tentu tidak bisa kami pungkiri. Kami punya penilaian yang sama terhadap keberadaan BUMG Leu Ue ini. Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong Aceh Besar akan terus memberikan pembinaan dan dukungan untuk kemajuan BUMG ini,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Koordinator Pendamping Desa Aceh Besar A. Basir A. Jalil bersama Ermiza menyatakan akan terus menjalankan pendampingan secara aktif, mulai dari pemantauan, mediasi, hingga fasilitasi berbagai kebutuhan pengembangan BUMG.

Di sisi lain, Keuchik Gampong Leu Ue, Yusri, VE, ST, mengungkapkan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

“Saya berterima kasih kepada semua pihak yang telah menaruh perhatian terhadap masyarakat Gampong Leu Ue, khususnya terhadap pengembangan dan kemajuan BUMG Leu Ue sebagai wadah peningkatan ekonomi warga. Kehadiran Tim Ahli dari Kemendes, Tim Ahli Pendamping Desa Aceh Besar, serta dari DPMG Aceh Besar, menjadi semangat baru bagi warga Leu Ue dalam menjemput asa,” katanya.

Dengan sinergi antara pemerintah, pendamping desa, dan masyarakat, BUMG Maju Sejahtera diharapkan terus berkembang sebagai model pemberdayaan ekonomi gampong yang berkelanjutan di Aceh Besar.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Tuha Peut Gampong Leu Ue Tgk. H. Muhibbuddin Usman, SP, Tgk. Raja, Irwan Efendi Lubis, SE, mantan Asisten Direktur Bank Indonesia Aceh, Ketua Pemuda Mizan, Ketua BUMG Leu Ue Iskandar beserta jajaran, serta aparatur pemerintahan Gampong Leu Ue.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: MC Aceh Besar

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU