ACEH - Baitul Mal Kabupaten (BMK) Aceh Besar resmi menutup penerimaan proposal bantuan modal usaha berbasis individu untuk tahun anggaran 2026 pada Rabu (29/4/2026). Penutupan tersebut dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan dan sebelumnya diumumkan melalui akun Instagram resmi Baitul Mal Kabupaten Aceh Besar.
Ketua Baitul Mal Aceh Besar, H. Azwir Anwar, SE, menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme masyarakat selama masa pendaftaran yang berlangsung sejak 22 hingga 29 April 2026.
Program bantuan modal usaha ini bertujuan untuk memberikan dorongan ekonomi bagi pelaku usaha mikro agar dapat mengembangkan usahanya, sekaligus membantu mereka terhindar dari praktik pinjaman berbasis riba.
Azwir menjelaskan, setelah masa pendaftaran berakhir, seluruh proposal yang telah diterima akan memasuki tahapan seleksi. Tahap pertama adalah seleksi administrasi, yakni pemeriksaan kelengkapan dokumen sesuai persyaratan yang telah ditetapkan.
“Selanjutnya akan dilakukan verifikasi lapangan (survei). Pihak Baitul Mal akan melakukan survei langsung ke tempat usaha calon penerima yang dinyatakan lolos tahap administrasi untuk memastikan bantuan tepat sasaran bagi mustahik yang membutuhkan,” katanya.
Baca juga: Satpol PP Tertibkan Sapi Lepas di Ingin Jaya, Pemilik Terancam Denda
Ia juga mengimbau masyarakat Aceh Besar agar tetap waspada terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan Baitul Mal dan meminta sejumlah uang dengan janji dapat meloloskan proposal. Azwir menegaskan bahwa seluruh proses, mulai dari pendaftaran, seleksi, hingga penyaluran bantuan, tidak dipungut biaya apapun.
Untuk memperoleh informasi resmi dan terbaru, masyarakat diminta untuk terus memantau akun Instagram resmi Baitul Mal Kabupaten Aceh Besar di @baitulmal_acehbesar.
“Perlu juga kami sampaikan bahwa penutupan tidak dilakukan secara tiba-tiba tetapi sudah diberitahukan melalui IG resmi Baitul Mal Kabupaten Aceh Besar sehari sebelumnya, tepatnya pada tanggal 28 April 2026. Kami mohon masyarakat berkenan memberikan sedikit toleransi bilamana dalam proses penerimaan pendaftaran ternyata ada yang belum mampu kami layani dengan baik,” jelasnya.
Azwir turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran proses penerimaan proposal, termasuk para amil dan amilat BMK Aceh Besar, petugas Mal Pelayanan Publik (MPP) Lambaro, serta personel Satuan Polisi Pamong Praja yang turut membantu selama proses pendaftaran, bahkan hingga jam istirahat.
“Terimakasih sebesar besarnya kepada rekan media dan insan pers yang telah berkontribusi nyata dalam menyampaikan informasi terkait program tersebut bagi khalayak ramai sementara kami himbau agar tetap memberikan informasi yang berimbang dan sesuai dengan keadaan yang sebenarnya kepada masyarakat Aceh Besar,” tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: MC Aceh Besar