Senin, 04 MEI 2026 • 22:59 WIB

Viral Pencurian di Baitussalam, Polisi Turun Tangan Meski Belum Ada Laporan

Author

Personel Polsek Baitussalam saat meninjau lokasi dugaan pencurian di sejumlah gampong usai viral di media sosial. (Dok : Polresta Banda Aceh)

ACEHPersonel Polsek Baitussalam turun langsung ke sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat terjadinya aksi pencurian di Gampong Lampineung, Labuy, dan Miruek. Langkah ini dilakukan menyusul maraknya informasi yang beredar di media sosial terkait kejadian tersebut.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana melalui Kapolsek Baitussalam, Iptu Riyan Asriadi, Senin (4/5/2026), menyampaikan bahwa pihaknya bergerak cepat untuk menindaklanjuti keresahan masyarakat.

“Dalam penanganan kasus pencurian yang terjadi di Gampong Lampineung, Labuy dan Miruek, personel Polsek Baitussalam telah turun ke lokasi guna menindaklanjuti maraknya aksi kemalingan,” ujar Riyan.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan resmi yang diterima oleh pihak kepolisian terkait kejadian tersebut. Bahkan, Bhabinkamtibmas yang bertugas di gampong setempat juga belum memperoleh informasi langsung dari warga.

“Namun, hingga saat ini, Polsek Baitussalam belum menerima laporan secara resmi, dan juga Babhinkamtibmas sebagai perpanjangan tangan kepolisian yang ada di Gampong tersebut tidak ada pemberitahuan apapun dan diketahui telah viral di media sosial,” sebut Kapolsek.

Baca juga: Pelaku Pencurian di Aceh Selatan Dibekuk dalam 5 Jam

Ia mengimbau masyarakat untuk lebih aktif berperan dalam menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, upaya menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan keterlibatan warga.

“Ia mengharapkan, agar masyarakat ikut berperan aktif dalam menjaga kamtibmas di lingkungan tempat tinggal, karena menjaga keamana bukan saja tugas polisi, namun juga tugas warga,” sebut Iptu Riyan.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan aparat dalam mencegah tindak kejahatan. Meskipun pengamanan telah dilakukan oleh TNI dan Polri, partisipasi warga tetap menjadi faktor penting dalam menciptakan rasa aman.

Kapolsek juga mendorong kembali diaktifkannya sistem keamanan lingkungan (siskamling) melalui ronda malam sebagai langkah preventif. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat meminimalkan potensi kejahatan, terutama di kawasan permukiman.

“Harus dilakukan ronda malam, ini demi keamanan masyarakat kita, jika diperlukan dibuat aturan untuk tidak beraktivitas diluar rumah diatas jam 11 malam kecuali ada kepentingan mendesak, Kami siap mendampingi warga.” ungkap Kapolsek.

Selain itu, ia juga mengimbau para pelaku usaha dan pedagang untuk meningkatkan kewaspadaan dengan memasang kamera pengawas (CCTV) di tempat usaha masing-masing guna mengantisipasi aksi kriminalitas.

Dengan adanya kejadian tersebut, pihak kepolisian berharap kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan dapat terus ditingkatkan, sehingga potensi tindak kejahatan dapat ditekan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Polresta Banda Aceh

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU