Jumat, 15 MEI 2026 • 22:15 WIB

Akses ke Tol Baitussalam Dinilai Macet, Pemkab Aceh Besar Ajukan Pelebaran Jalan

Author

Bupati Aceh Besar, H Syech Muharram Idrissaat mengusulkan pelebaran Jalan Kajhu dan penataan akses menuju Bandara SIM bersama pihak terkait. (Dok : MC Aceh Besar)

ACEH - Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris atau yang akrab disapa Syech Muharram, mengusulkan pelebaran Jalan Kajhu hingga pintu Tol Baitussalam sebagai upaya mengatasi kepadatan arus kendaraan di kawasan tersebut.

Usulan itu disampaikan dalam agenda koordinasi pembangunan infrastruktur bersama sejumlah pemangku kepentingan daerah saat audiensi dengan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Yusrizal Kurniawan, ST., MSc., MEng., di Morden Cafe, Banda Aceh, Rabu (13/5/2026).

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Aceh Besar juga meminta Kepala Balai Bina Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan Aceh, Tommy Perbadi, MT, untuk melakukan pembersihan bahu jalan di jalur Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang menuju Keutapang, Kecamatan Darul Imarah, hingga Ajuen, Kecamatan Peukan Bada.

Menurut Syech Muharram, ruas Jalan Kajhu menuju pintu Tol Baitussalam saat ini sudah tidak mampu lagi menampung volume kendaraan yang terus meningkat setiap tahun.

“Pelebaran jalan ini penting agar mobilitas masyarakat dan distribusi barang dapat berjalan lebih lancar,” ujarnya.

Ia menilai pelebaran jalan menjadi kebutuhan mendesak untuk mengurangi kemacetan sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Selain itu, pembersihan bahu jalan juga dinilai penting demi menciptakan akses transportasi yang lebih nyaman dan tertata.

Baca juga: Syech Muharram Ajak Kepala OPD Gaspol Bangun Aceh Besar

Syech Muharram menjelaskan, pembangunan infrastruktur jalan tersebut bukan hanya bertujuan memperbaiki akses transportasi, tetapi juga membuka peluang investasi baru di wilayah Aceh Besar. Dengan konektivitas yang lebih baik, kawasan di sekitar jalur utama diyakini berpotensi berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu menyerap tenaga kerja lokal.

Ia juga menegaskan bahwa keberadaan Bandara SIM sebagai pintu gerbang utama Aceh harus didukung dengan infrastruktur jalan yang representatif dan memadai.

“Bandara SIM merupakan wajah Aceh bagi para tamu yang datang dari luar daerah maupun luar negeri. Oleh karena itu, akses menuju bandara harus bersih, nyaman, aman, dan mampu memberikan kesan baik bagi setiap pengunjung,” katanya.

Menurutnya, usulan pelebaran Jalan Kajhu juga telah disampaikan kepada Gubernur Aceh. Ia menilai kawasan tersebut kini semakin padat karena menjadi salah satu akses utama menuju pintu tol.

“Jalan Kajhu sangat padat dan lagi ini akses menuju pintu tol, jadi makin padat dan kiranya ini bisa segera dilakukan pelebaran,” pungkas Syech Muharram.

Sementara itu, Kepala BPJN Aceh, Yusrizal Kurniawan, menyambut baik usulan tersebut dan menilai pembangunan infrastruktur jalan memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Pembangunan infrastruktur merupakan instrumen penting dalam pembangunan daerah dan usulan pak bupati tentu menjadi pertimbangan kami,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Balai Bina Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan Aceh, Tommy Perbadi, MT. Menurutnya, selain pelebaran jalan, pihaknya juga akan memperhatikan penataan drainase serta evaluasi titik rawan kemacetan di sepanjang jalan nasional.

Ia menyebutkan, usulan pembersihan bahu jalan dari Bandara SIM menuju Keutapang hingga Ajuen juga akan menjadi salah satu program prioritas.

“Usulan pak bupati akan kami siapkan langkah-langkahnya agar bisa cepat terealisasi,” ungkapnya.

Dalam pertemuan tersebut, pihak Balai Jalan Nasional maupun Balai Penataan Kawasan menyatakan siap merespons usulan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar. Turut mendampingi Bupati Aceh Besar dalam pertemuan itu Plt Kadiskominfo Aceh Besar, Muhajir, SSTP., MPA, serta sejumlah pejabat Balai Jalan Kementerian PUPR RI.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: MC Aceh Besar

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU