Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 02 NOVEMBER 2025 • 21:49 WIB

Syech Muharram Geram, Semen Diproduksi di Aceh Tapi Lebih Mahal dari Medan!

Syech Muharram Geram, Semen Diproduksi di Aceh Tapi Lebih Mahal dari Medan!Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris atau Syech Muharram menyoroti tingginya harga semen PT SBA di wilayahnya sendiri. (Dok : MC Aceh Besar)

ACEH - Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris (Syech Muharram), menyoroti tingginya harga semen di Aceh, khususnya di Kabupaten Aceh Besar — padahal wilayah ini merupakan daerah produksi utama PT Solusi Bangun Andalas (SBA). Ia berharap pihak perusahaan dapat menyesuaikan harga agar lebih berpihak kepada masyarakat lokal.

Bupati menyampaikan hal tersebut karena harga semen di Aceh Besar tercatat jauh lebih mahal dibandingkan daerah lain seperti Medan dan sekitarnya, meskipun semen tersebut berasal dari pabrik PT SBA di Lhoknga, Aceh Besar.

“Padahal, produksinya dari Aceh Besar sendiri. Ini sangat tidak logistik dan merugikan masyarakat setempat,” ujar Bupati Aceh Besar Syech Muharram usai membuka Lokakarya Percepatan Pengakuan dan Perlindungan Hak-Hak Tenurial MHA sebagai strategi peningkatan pemberdayaan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di The Pade Hotel, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Rabu (29/10/2025).

Menurutnya, situasi tersebut bertolak belakang dengan prinsip keadilan ekonomi daerah. Di tengah upaya masyarakat membangun rumah dan infrastruktur dengan biaya tinggi, harga semen seharusnya justru lebih murah di daerah asal produksinya.

“Semen diproduksi di Aceh Besar, bahan bakunya dari Aceh, tapi harganya di sini malah lebih tinggi dari di luar. Ini harus dikaji ulang agar tidak memberatkan konsumen,” tegasnya.

Syech Muharram turut mengapresiasi berbagai program tanggung jawab sosial (CSR) yang dijalankan PT SBA, seperti pemberian beasiswa, pembangunan fasilitas sosial, dan dukungan terhadap masyarakat sekitar. Namun, ia menegaskan bahwa program CSR tidak dapat menutupi permasalahan utama, yakni mahalnya harga semen di Aceh.

Baca juga: Bupati Aceh Besar Usulkan Nama “Darussalam” untuk Pemekaran Aceh Rayeuk

“Kami menghargai program CSR yang diberikan PT SBA. Tapi jangan sampai bantuan itu menutupi kenyataan bahwa masyarakat Aceh harus membeli semen lebih mahal dari luar daerah. Bantuan sosial tidak boleh membunuh daya beli masyarakat,” katanya dengan nada tegas.

Lebih lanjut, Bupati berharap PT SBA bersama pemerintah pusat dapat menindaklanjuti hasil resolusi Komisi VII DPR RI yang beberapa waktu lalu telah meninjau langsung pabrik tersebut. Ia menekankan perlunya langkah konkret agar kebijakan harga semen lebih berpihak pada masyarakat Aceh.

“Kami berharap setelah kunjungan Komisi VII DPR RI ke PT SBA ada tindak lanjut nyata untuk penyesuaian harga. Seharusnya semen dari Aceh dijual lebih murah di Aceh, karena semua proses produksinya berasal dari sini,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, kata Bupati, akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mencari solusi terbaik. Pemkab siap menjadi jembatan antara masyarakat dan pihak perusahaan agar kemitraan yang terjalin selama ini dapat lebih berkeadilan.

“Kita ingin keadilan ekonomi. Jangan sampai masyarakat Aceh hanya menjadi penonton di tengah sumber daya besar yang ada di wilayahnya sendiri. Pemerintah akan berupaya agar semua pihak diuntungkan, terutama sebagai konsumen akhir,” tutupnya.

Kenaikan harga semen dalam beberapa bulan terakhir memang menjadi sorotan publik di Aceh. Sejumlah toko bangunan dan konsumen melaporkan bahwa harga semen merek PT SBA di Aceh lebih tinggi dibandingkan provinsi tetangga seperti Sumatera Utara. Kondisi ini dinilai dapat berdampak pada sektor pembangunan, infrastruktur, dan daya beli masyarakat.

Dengan pernyataan tegas Bupati Aceh Besar tersebut, masyarakat berharap PT SBA dan pemerintah pusat segera mengambil langkah konkret agar harga semen di Aceh kembali stabil, adil, dan berpihak kepada daerah produsennya sendiri.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: MC Aceh Besar

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Syech Muharram Geram, Semen Diproduksi di Aceh Tapi Lebih Mahal dari Medan!

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!