Minggu, 17 MEI 2026 • 23:51 WIB

Dayah di Nagan Raya Siap Naik Level, Kemenag Dukung Program Muadalah

Author

Kepala Kemenag Nagan Raya menerima kunjungan pengurus Dayah Daarul ‘Uluum Al-Mukarramah terkait penguatan Satuan Pendidikan Muadalah. (Dok : Kemenag Aceh)
ACEH -
Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Nagan Raya terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan pendidikan keagamaan Islam melalui pembinaan dan penguatan Satuan Pendidikan Muadalah (SPM) di lingkungan dayah.

Komitmen tersebut disampaikan Kepala Kantor Kemenag Nagan Raya, Dr. H. Salman Al Farisi, S.Ag., M.Pd., saat menerima kunjungan pengurus Dayah Daarul ‘Uluum Al-Mukarramah di ruang kerjanya, Selasa (12/5/2026).

Dalam pertemuan itu, Salman menyampaikan bahwa keberadaan Satuan Pendidikan Muadalah menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan pesantren sekaligus memperkuat posisi dayah di tengah perkembangan sistem pendidikan nasional.

“Kemenag Nagan Raya siap mendukung lahirnya Satuan Muadalah di daerah ini sebagai bentuk penguatan legalitas dan kualitas pendidikan dayah. Kita berharap dayah-dayah di Nagan Raya mampu berkembang dan melahirkan generasi yang unggul dalam ilmu agama maupun pengetahuan umum,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengembangan Satuan Pendidikan Muadalah juga sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2026 tentang kelembagaan pesantren dan pendidikan keagamaan, serta menjadi bagian dari program prioritas Menteri Agama dalam mendorong transformasi pendidikan Islam yang berkualitas, inklusif, dan memiliki daya saing.

Baca juga: Kemenag dan Disdik Aceh Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Program Baca Al-Qur’an

Menurut Salman, pemerintah terus berupaya memperkuat kelembagaan pesantren agar tidak hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan agama, tetapi juga menjadi pusat dakwah dan pemberdayaan masyarakat.

Ketua PW IKA PMII Aceh itu juga menilai, pengakuan status Muadalah menjadi peluang besar bagi dayah untuk berkembang lebih maju tanpa meninggalkan identitas serta tradisi keilmuan Islam yang telah diwariskan para ulama selama ini.

Sementara itu, Pimpinan Dayah Daarul ‘Uluum Al-Mukarramah, Abiya Husaini Ishaq, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Kemenag Nagan Raya terhadap pengembangan pendidikan dayah.

Ia berharap sinergi antara pemerintah dan lembaga dayah terus terjalin guna mendukung kemajuan pendidikan Islam di Kabupaten Nagan Raya.

Menurutnya, status Satuan Pendidikan Muadalah akan menjadi motivasi bagi dayah untuk terus meningkatkan mutu pembelajaran, tata kelola lembaga, serta pengembangan kapasitas santri dan tenaga pendidik.

“Kami berharap dukungan ini menjadi langkah awal yang baik dalam memperkuat kualitas pendidikan dayah, sehingga mampu melahirkan santri-santri yang alim, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan zaman,” ungkapnya.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Kepala Kantor Kemenag Nagan Raya turut didampingi Kepala Seksi Pendidikan Islam, Imrullah Wahhab, S.Pd., M.Pd.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut jajaran pengurus Dayah Daarul ‘Uluum Al-Mukarramah, di antaranya Kepala SPM Ulya Tgk. Hendra Jauhari, ST, serta Kepala SPM Wustha Tgk. Hasan Nuddin, S.Pd., M.Pd.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Kemenag Aceh

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU