Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 30 JUNI 2026 • 23:17 WIB

Di APEKSI 2026, Illiza Bagikan Kisah Bangkitnya Banda Aceh dari Tsunami hingga Banjir

Di APEKSI 2026, Illiza Bagikan Kisah Bangkitnya Banda Aceh dari Tsunami hingga BanjirWali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menjadi pembicara pada Youth City Changers dalam rangkaian Rakernas APEKSI XVIII di Medan. (Dok : Diskominfo Banda Aceh)
ACEH -
Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, membagikan kisah inspiratif tentang perjalanan Kota Banda Aceh dalam membangun ketangguhan di hadapan ratusan delegasi muda dari berbagai daerah di Indonesia. Pesan tersebut disampaikan saat menjadi pembicara dalam Talkshow Inspiratif Youth City Changers (YCC) yang merupakan rangkaian pembuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APEKSI XVIII di Hotel Le Polonia, Medan, Minggu (28/6/2026).

Mengusung tema “Orang Muda Tangguh untuk Indonesia”, Youth City Changers menjadi ruang berbagi ide, pengalaman, dan gagasan bagi perwakilan generasi muda dari 70 kota di seluruh Indonesia.

Dalam sesi tersebut, Illiza tampil bersama Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiharto dan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas sebagai narasumber.

Turut hadir pada kegiatan itu Wakil Wali Kota Medan Zakiyudin Harahap, Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah, Direktur APEKSI Alwis Rustam, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah Pemerintah Kota Medan, serta para delegasi muda dari berbagai kota di Indonesia.

Di hadapan peserta, Illiza mengisahkan perjalanan Banda Aceh yang pernah menghadapi salah satu bencana terbesar dalam sejarah dunia. Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi pelajaran penting tentang arti kolaborasi, ketangguhan, dan pentingnya mempersiapkan generasi muda menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

“Saya mengajak kita semua melihat perjalanan Banda Aceh, sebuah perjalanan dari tragedi, menuju ketangguhan, dan kini menuju masa depan yang dibangun bersama generasi muda,” ungkap Illiza di hadapan para delegasi muda se-Indonesia.

Illiza mengenang bagaimana bencana tsunami mengubah wajah Banda Aceh hanya dalam hitungan menit. Ribuan rumah hancur, infrastruktur lumpuh, dan puluhan ribu warga kehilangan nyawa. Hampir setiap keluarga, katanya, memiliki kisah tentang kehilangan yang mendalam.

“Bagaimana Banda Aceh bisa bangkit, definisi Kolaborasi, seluruh dunia turut membantu proses tanggap darurat, rehabilitasi, hingga rekonstruksi. Dari pengalaman itulah kami belajar bahwa ketangguhan tidak dibangun oleh satu pihak.

Ketangguhan lahir ketika pemerintah, masyarakat, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan mitra internasional, dan hingga hari ini, semangat itulah yang terus kami bawa dalam pembangunan Banda Aceh,” kata Illiza.

Ia juga menceritakan pengalaman Aceh saat kembali menghadapi bencana banjir pada akhir 2025 yang melanda 18 kabupaten dan kota. Meski Banda Aceh tidak menjadi daerah yang mengalami dampak paling parah, berbagai aktivitas masyarakat tetap terganggu akibat terhambatnya distribusi logistik dan terdampaknya infrastruktur regional.

Menurut Illiza, setelah memastikan kondisi Banda Aceh tetap terkendali, pemerintah kota segera menginisiasi gerakan #BandaAcehPeduli untuk membantu daerah-daerah yang terdampak banjir.

Baca juga: Belajar dari Tsunami, Banda Aceh Dorong Kota Tangguh dan Solid

“Setelah saya dan para jajaran memastikan kondisi Banda Aceh tetap terkendali, kami menggerakkan #BandaAcehPeduli. Melalui gerakan ini, Banda Aceh mengirimkan bantuan logistik, dukungan medis, ambulans, trauma healing, dukungan pendidikan, hingga bantuan pemulihan infrastruktur dasar ke berbagai kabupaten dan kota yang terdampak.

Pada saat yang sama, kami juga merasakan semangat solidaritas dari keluarga besar APEKSI. Sejumlah pemerintah kota anggota APEKSI turut memberikan bantuan bagi masyarakat Aceh,” kata Illiza yang disambut aplaus para peserta.

Dalam kesempatan itu, Illiza menegaskan bahwa makna ketangguhan tidak hanya diukur dari keberhasilan membangun kembali infrastruktur yang rusak, tetapi juga dari kemampuan membangun karakter masyarakat yang peduli dan saling menguatkan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Diskominfo Banda Aceh

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Di APEKSI 2026, Illiza Bagikan Kisah Bangkitnya Banda Aceh dari Tsunami hingga Banjir

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!