Kamis, 04 JUNI 2026 • 21:15 WIB

Bupati Aceh Besar Lantik Pejabat Baru, Muharram Idris Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik

Author

Bupati Aceh Besar melantik serta mengambil sumpah pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, dan mengukuhkan kepala puskesmas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar di Kota Jantho. (Dok : MC Aceh Besar)

ACEH - Bupati Aceh Besar, Muharram Idris, melantik dan mengambil sumpah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPT Pratama), pejabat administrator, serta mengukuhkan kepala puskesmas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar. Prosesi pelantikan berlangsung di Kantor Bupati Aceh Besar, Kota Jantho, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Aceh Besar, Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Besar, para staf ahli bupati, asisten, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), kepala bagian, panitia uji kompetensi JPT Pratama, serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar.

Dalam sambutannya, Muharram Idris menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut. Ia berharap para pejabat yang menerima amanah baru dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Hari ini kita baru saja melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat pimpinan tinggi pratama dan pejabat administrator serta pengukuhan kepala puskesmas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar. Mudah-mudahan apa yang kita laksanakan hari ini mendapat petunjuk dari Allah SWT serta diberikan perlindungan dalam menjalankan amanah,” ujar Muharram Idris.

Baca juga: Pelantikan BKM Lueng Bata, Afdhal Tegaskan Komitmen Pemko Makmurkan Masjid

Menurutnya, rotasi dan mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi pemerintahan yang harus dipahami sebagai upaya memperkuat kapasitas kelembagaan sekaligus meningkatkan kinerja birokrasi. Karena itu, pejabat yang baru dilantik diminta segera memahami tugas pokok dan fungsi jabatan, mempelajari kondisi organisasi, serta menjaga kesinambungan program yang telah berjalan.

"Kita memindahkan tugas dari tugas yang lama ke tugas yang baru. Oleh karena itu, kita harus mencari tahu apa yang harus dikerjakan dan sampai di mana pekerjaan sebelumnya berjalan," ujarnya.

Muharram Idris menegaskan bahwa keberhasilan birokrasi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh sinergi antarlembaga dan keberlanjutan pelaksanaan program yang telah direncanakan.

“Kita harus menjaga kesinambungan kerja. Kesesuaian bukan hanya soal kemampuan pribadi, tetapi juga bagaimana kita bersinergi, melanjutkan pekerjaan yang sudah berjalan, dan memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar pejabat yang menempati posisi baru tidak terburu-buru melakukan perubahan tanpa memahami kondisi organisasi dan proses kerja yang sudah berlangsung.

"Jangan langsung menancapkan program sendiri sehingga pekerjaan-pekerjaan yang sebelumnya dilakukan tidak berlanjut. Cari tahu terlebih dahulu sampai di mana pekerjaan berjalan, kemudian terus bersinergi," katanya.

Pada kesempatan itu, Bupati Aceh Besar menekankan bahwa jabatan merupakan amanah sekaligus ladang pengabdian yang menuntut loyalitas, integritas, dan tanggung jawab yang tinggi.

“Jabatan ini adalah ladang ibadah yang menuntut tanggung jawab tinggi dan kesetiaan. Jika diniatkan dengan tulus dan ikhlas, maka apa yang kita kerjakan akan menjadi ibadah,” ujarnya.

Ia juga meminta seluruh pejabat yang dilantik untuk bekerja sesuai sumpah jabatan, menjaga integritas, menghindari penyalahgunaan kewenangan, serta mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi.

“Berjalanlah sesuai sumpah jabatan yang telah diucapkan. Jauhi penyalahgunaan kewenangan dan utamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi,” tegas Muharram Idris.

Selain itu, para pejabat diminta segera meningkatkan produktivitas dan menunjukkan hasil kerja nyata guna mendukung percepatan pembangunan daerah.

“Segera tingkatkan produktivitas dan berikan hasil nyata bagi kemajuan Kabupaten Aceh Besar,” ujarnya.

Muharram Idris juga mengajak seluruh aparatur pemerintah memperkuat kolaborasi dan kerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan serta mewujudkan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Aceh Besar.

“Saya mengimbau saudara-saudari yang baru dilantik dan dikukuhkan untuk saling bahu-membahu menghadapi tantangan ke depan guna mewujudkan visi dan misi bupati dan wakil bupati sesuai tugas dan fungsi masing-masing,” katanya.

Karena itu, ia mengajak seluruh ASN untuk mengedepankan semangat kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas demi kemajuan daerah.

Baca juga: Pelantikan Imum Mukim Lueng Bata 2025–2030: Ada Harapan Besar dari Wali Kota Banda Aceh

“Mari kita bekerja keras, bekerja cerdas, dan bekerja ikhlas demi perubahan dan kemajuan Aceh Besar yang kita cintai,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Muharram Idris juga mengungkapkan masih terdapat sejumlah jabatan yang belum terisi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar. Pemerintah daerah, kata dia, berkomitmen menyelesaikan pengisian jabatan tersebut secara bertahap sesuai kebutuhan organisasi dan ketentuan yang berlaku.

“Saya bersama bapak wakil bupati akan menuntaskan pengisian kekosongan jabatan yang ada agar roda pemerintahan berjalan lebih optimal,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Muharram Idris menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang dilantik dan dikukuhkan. Ia berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan baik demi meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendukung kemajuan Aceh Besar.

“Sekali lagi saya mengucapkan selamat menjalankan tugas kepada saudara-saudari yang baru saja dilantik dan dikukuhkan. Semoga Allah SWT membantu dan meringankan segala pekerjaan kita,” tutupnya.

Adapun pejabat yang dilantik dan dikukuhkan berdasarkan Keputusan Bupati Aceh Besar Nomor Peg.800.1.3/83/2026, Peg.800.1.3/96/2026, dan Peg.800.1.3/98/2026 meliputi:

  1. Fata Muhammad, S.Pd.I., M.M., dilantik sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Kabupaten Aceh Besar.
  2. Abubakar, S.Ag., dilantik sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Keistimewaan Aceh, Sumber Daya Manusia, dan Kerja Sama Kabupaten Aceh Besar.
  3. Drs. Sulaimi, M.Si., dilantik sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan Kabupaten Aceh Besar.
  4. Adi Darma, S.Pd., M.Pd., dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Aceh Besar.
  5. Muammar Kadhafi, S.T., M.M., dilantik sebagai Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Besar.
  6. dr. Yulia Oesman dikukuhkan sebagai Kepala Puskesmas Lamteuba Kabupaten Aceh Besar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: MC Aceh Besar

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU