ACEH - Sebanyak 450 prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 117/Ksatria Yudha (KY) akan diberangkatkan ke Papua untuk menjalankan tugas negara menjaga wilayah perbatasan Republik Indonesia–Papua Nugini (RI-PNG).
Upacara pemberangkatan Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 117/KY Rem 012/Teuku Umar Kodam Iskandar Muda digelar di Lapangan Mayonif 117/KY, Kota Jantho, Kabupaten Aceh Besar, Senin (29/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Aceh Besar Drs. Syukri A. Jalil, Kapolres Aceh Besar, unsur Forkopimda, Kasatpol PP dan WH Aceh Besar Muhajir, S.STP., M.A.P., serta Kalaksa BPBD Aceh Besar Ridwan Jamil, S.Sos., M.Si.
Upacara dipimpin Kapok Sahli Pangdam Iskandar Muda Brigjen TNI Mahesa Fitriadi. Dalam amanatnya, ia menyampaikan bahwa seluruh personel telah menjalani berbagai tahapan latihan sebelum diberangkatkan ke daerah penugasan.
“Iya, Satgas RI-PNG Statis Yonif 117/KY ini telah melalui proses latihan yang matang, baik dari sisi fisik, taktik, maupun mental dan akan diberangkatkan pada 2 Juli nanti. Insya Allah akan bertugas di perbatasan Papua selama setahun ke depan,” ujarnya.
Baca juga: HUT ke-80 TNI AU, Illiza Soroti Kuatnya Kolaborasi di Banda Aceh
Sementara itu, Wakil Bupati Aceh Besar Syukri A. Jalil mengatakan penugasan di wilayah perbatasan Papua merupakan amanah besar yang membutuhkan tanggung jawab, disiplin, serta dedikasi tinggi dari setiap prajurit.
“Saya percaya dengan bekal latihan yang telah dilaksanakan, seluruh prajurit Yonif 117/KY mampu menjalankan tugas dengan baik, dan siap menjaga batas negara kita,” katanya.
Ia juga berpesan agar seluruh personel senantiasa menjaga profesionalisme sebagai prajurit TNI Angkatan Darat sekaligus menjadi pelindung masyarakat selama menjalankan tugas di wilayah perbatasan.
“Prajurit TNI AD mengemban amanah besar menjaga kedaulatan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pesannya.
Satgas Pamtas Statis RI-PNG merupakan satuan tugas TNI yang bertanggung jawab menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah di sepanjang perbatasan darat antara Republik Indonesia dan Papua Nugini.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Aceh Besar juga menyerahkan santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat sekitar. Ia turut mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan agar prajurit Yonif 117/KY dapat menjalankan tugas negara dengan baik, menjaga keutuhan NKRI, serta kembali ke Aceh dalam keadaan selamat setelah menyelesaikan masa penugasan selama satu tahun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber